Kompas.com - 09/02/2020, 10:00 WIB
ilustrasi masturbasi lolostockilustrasi masturbasi

KOMPAS.com - Masturbasi atau onani lazim dilakukan oleh mereka yang tak punya pasangan, atau bahkan yang sudah berpasangan.

Kita bahkan punya Bulan Masturbasi Internasional yang jatuh pada bulan Mei.

Penerimaan masyarakat akan masturbasi sebenarnya terbilang baru-baru ini saja.

Sebab setengah abad yang lalu, dunia masih mengecam masturbasi.

Masturbasi dilarang atas nama agama dan negara. Bahkan masturbasi dianggap sebagai sumber penyakit.

 Baca juga: Kapan Aktivitas Masturbasi Dianggap Berbahaya?

Mengapa dulu masturbasi dilarang?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Larangan Yahudi

Antropolog Michael S Patton dalam jurnal berjudul Masturbation from Judaism to Victorianism yang diterbitkan di Journal of Religion and Health Vol. 24 mengungkap asal mula larangan masturbasi.

Yudaisme, kepercayaan tertua yang mengakar di Israel, merupakan awal masturbasi dianggap penyimpangan.

Dalam Kitab Genesis 38:7-10, Onan, cucu Yakub pendiri suku asli Yehuda, diceritakan meninggal dunia tiba-tiba.

Meninggalnya Onan disebut dikarenakan ia menyia-nyiakan benihnya dengan menolak bersetubuh dengan istri saudaranya untuk meneruskan keturunan.

 Baca juga: Dokter Jerman Klaim 100 Orang Tewas Tiap Tahun Akibat Masturbasi

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.