Simbol Negara Bahasa Indonesia

Kompas.com - 05/02/2020, 20:00 WIB
Larasati Dajar (24), Duta Bahasa dari Gorontalo mengampanyekan pentingnya penggunaan Bahasa Indonesia yang telah berhasil menyatukan berbagai keragaman budaya Indonesia. KOMPAS.COM/ROSYID AZHARLarasati Dajar (24), Duta Bahasa dari Gorontalo mengampanyekan pentingnya penggunaan Bahasa Indonesia yang telah berhasil menyatukan berbagai keragaman budaya Indonesia.

 

KOMPAS.com - Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Bahasa Indonesia merupakan salah satu dari empat simbol negara lain bersama dengan bendera, lambang negara dan lagu kebangsaan.

Penetapan Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi negara RI diatur dalam:

  1. Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 36
  2. Undang-undang Nomor 24 Tahun 2009

Fungsi Bahasa Indonesia

Dikutip dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, berdasarkan UU No. 24 Tahun 2009 Pasal 25, Bahasa Indonesia bersumber dari bahasa yang diikrarkan dalam Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.

Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan yang dikembangkan sesuai dengan dinamika peradaban bangsa.

Bahasa Indonesia berfungsi sebagai:

  1. Jati diri bangsa
  2. Kebanggaan nasional
  3. Sarana pemersatu berbagai suku bangsa
  4. Sarana komunikasi antardaerah dan antarbudaya daerah

Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi negara berfungsi sebagai:

  1. Bahasa resmi kenegaraan
  2. Pengantar pendidikan
  3. Komunikasi tingkat nasional
  4. Pengembangan kebudayaan nasional
  5. Transaksi dan dokumentasi niaga
  6. Sarana pengembangan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan bahasa media massa

Baca juga: Siapa Penemu Bahasa Indonesia?

Penggunaan Bahasa Indonesia

Berdasarkan UU No. 24 Tahun 2009 pasal 26-39, Bahasa Indonesia wajib digunakan dalam:

  • Peraturan perundang-undangan.
  • Dokumen resmi negara.
  • Pidato resmi Presiden, Wakil Presiden dan pejabat negara lain yang disampaikan di dalam atau di luar negeri.
  • Bahasa pengantar dalam pendidikan nasional.
  • Pelayanan administrasi publik di instansi pemerintahan.
  • Nota kesepahaman atau perjanjian yang melibatkan lembaga negara, instansi pemerintah RI, lembaga swasta Indonesia atau perseorangan warga negara Indonesia.
  • Forum yang bersifat nasional atau forum yang bersifat internasional di Indonesia.
  • Forum yang bersifat internasional di luar negeri.
  • Komunikasi resmi di lingkungan kerja pemerintah dan swasta.
  • Pegawai di lingkungan kerja lembaga pemerintah dan swasta.
  • Laporan setiap lembaga atau perseorangan kepada instansi pemerintahan.
  • Penulisan karya ilmiah dan publikasi karya ilmiah di Indonesia.
  • Nama geografi di Indonesia.
  • Nama bangunan atau gedung, jalan, apartemen atau permukiman, perkantoran, kompleks perdagangan, merek dagang, lembaga usaha, lembaga pendidikan, organisasi yang didirikan atau dimiliki oleh warga negara Indonesia atau badan hukum Indonesia.
  • Informasi tentang produk barang atau jasa produksi dalam negeri atau luar negeri yang beredar di Indonesia.
  • Rambu umum, penunjuk jalan, fasilitas umum, spanduk dan alat informasi lain yang merupakan pelayanan umum.
  • Informasi melalui media massa.

Bahasa Indonesia bahkan cenderung berkembang menjadi bahasa perhubungan luas.

Penggunaan oleh bangsa lain cenderung meningkat dari waktu ke waktu sehingga menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.

Baca juga: Bahasa Indonesia: Sejarah dan Perkembangannya

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber Kemdikbud
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X