Kompas.com - 05/02/2020, 15:00 WIB
Fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sama-sama berkaitan. shutterstock.comFungsi konsumsi dan fungsi tabungan sama-sama berkaitan.

KOMPAS.com - Fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sama-sama berkaitan. Bila dikaitkan dengan pendapatan, konsumsi adalah bagian pendapatan yang dibelanjakan untuk kebutuhan konsumsi.

Sedangkan tabungan dalam pendapatan adalah bagian pendapatan yang disimpan atau tidak dibelanjakan. Sehingga besar pendapatan sama dengan besar konsumsi ditambah besar tabungan.

Dalam buku Teori Ekonomi dan Penerapannya di Asia (1981) karya Dr Mubyarto, setiap pertambahan pendapatan akan menyebabkan pertambahan konsumsi dan pertambahan tabungan. Perhitungan tersebut dapat ditulis dengan rumus:

Y = C + S

Keterangan:
Y = pendapatan
C = konsumsi
S = tabungan

Hubungan antara besarnya konsumsi dan pendapatan disebut sebagai fungsi konsumi. Fungsi konsumsi adalah fungsi yang menunjukan hubungan besarnya konsumsi dengan pendapatan.

Sedangkan hubungan antara besarnya tabungan dan pendapatan disebut sebagai fungsi tabungan. Fungsi tabungan menunjukkan hubungan besarnyan tabungan dengan pendapatan.

Baca juga: BPS Mutakhirkan Data Pola Konsumsi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Faktor yang memengaruhi fungsi konsumsi dan fungsi tabungan

Tinggi rendahnya pendapatan menjadi faktor penting yang memengaruhi besar kecilnya konsumsi dan tabungan.

Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi fungsi konsumsi dan fungsi tabungan, di antaranya:

  • Perekonomian

Keadaan perekonomian dalam keadaan baik, stabil, dan tidak banyak pengangguran akan membuat masyarajat cenderung aktif melakukan konsumsi dan kurang aktif menabung.

Jika keadaan perekonomian buruk, tidak stabil, dan banyak pengangguran, masyarakat akan berhati-hati dalam melakukan konsumsi serta memilih menabung.

  • Suku bunga

Jika suku bunga tinggi, masyarakat memilih menabung dan tidak berbelanja. Hal ini karena masyarakat akan mendapatkan bungan yang besar.

Jika suku bunga rendah, masyarakat akan lebih aktif berbelanja dibandingkan menabung. Karena bunga yang mereka dapatkan dari tabungan akan sedikit.

Baca juga: Lewati Jakarta, Bekasi Jadi Kota dengan Biaya Konsumsi Tertinggi di Indonesia

  • Kekayaan yang dimiliki

Suatu rumah tangga yang memiliki harta cukup atau berlebih dari hasil kerja, biasanya kurang aktif dalam menabung dan lebih memilih melakukan konsumsi.

Namun, bilansuaru rumah tangga belum memiliki kekayaan yang cukup cenderung akan menabung dan mengurangi konsumsi.

  • Budaya berhemat

Setiap masyarakat memiliki cara dan budaya yang berbeda dalam menggunakan pendapatannya. Terdapat satu kelompok masyarakat yang lebih suka berkonsumsi, ada yang lebih suka menabung untuk masa depan.

  • Distribusi pendapatan

Untuk masyarakat yang distribusi pendapatannya tidak merata, jumlah tabungan umumnya lebih banyak.

Hal ini karena distribusi pendapatan tidak merata mengakibatlan masyarakat memperoleh pendapatan yang tinggi.

Sedangkan yang memperoleh pendapatan yang rendah cenderung hanya memanfaatkan untuk berkonsumsi.

Untuk masyarakat yang berpemdapatan tinggi cenderung suka menabung sehingga jumlah tabungannya banyak.

Baca juga: Ditopang Industri, Konsumsi Listrik di Babel Tumbuh 9,43 Persen

Selain itu, untuk masyarakat yang distribusi pendapatannya merata, tabungan akan sedikit dibandingkan konsumsi.

  • Dana pensiun

Pemerintah yang memberikan dana pensiun yang tinggi, membuat para pensiunan cenderung senang berkonsumsi.

Sedangkan, dana pensiun rendah membuat pensiunan lebih aktif menabung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keuntungan Adanya Perdagangan Antarnegara

Keuntungan Adanya Perdagangan Antarnegara

Skola
Apa yang Dilakukan dalam Membuat Produk dan Iklan Menarik untuk Diekspor?

Apa yang Dilakukan dalam Membuat Produk dan Iklan Menarik untuk Diekspor?

Skola
Pengertian Motif Dekoratif dan Jenisnya

Pengertian Motif Dekoratif dan Jenisnya

Skola
Pengertian Verba Material, Ciri, Struktur, dan Contohnya

Pengertian Verba Material, Ciri, Struktur, dan Contohnya

Skola
Perbedaan Cerita Anekdot dan Humor

Perbedaan Cerita Anekdot dan Humor

Skola
Pengertian Sifat Termometrik dan Contoh

Pengertian Sifat Termometrik dan Contoh

Skola
Sikap dan Tindakan untuk Menciptakan Kedamaian Dunia

Sikap dan Tindakan untuk Menciptakan Kedamaian Dunia

Skola
Dampak jika Tidak Ada Perang di Dunia

Dampak jika Tidak Ada Perang di Dunia

Skola
Contoh Teks Ceramah Singkat

Contoh Teks Ceramah Singkat

Skola
Soal-Soal Akar Pangkat Tiga

Soal-Soal Akar Pangkat Tiga

Skola
Makna Kata Menginspirasi dan Contoh kalimatnya

Makna Kata Menginspirasi dan Contoh kalimatnya

Skola
Manfaat Perdagangan antara Indonesia dengan Negara-Negara Lain

Manfaat Perdagangan antara Indonesia dengan Negara-Negara Lain

Skola
Mengapa Diperlukan Tentara?

Mengapa Diperlukan Tentara?

Skola
Formulasi Bahasa Proposal

Formulasi Bahasa Proposal

Skola
Contoh Konsep Perubahan dan Keberlanjutan Bernegara

Contoh Konsep Perubahan dan Keberlanjutan Bernegara

Skola
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.