8 Provinsi Pertama Indonesia Hasil Sidang PPKI

Kompas.com - 04/02/2020, 08:00 WIB
Rapat PPKI pada 18 Agustus 1945 yang salah satu hasilnya adalah menetapkan UUD 1945 serta memilih presiden dan wakil presiden Republik Indonesia. Osman Ralliby/Dokumentasi Historica, Penerbit Bulan-Bintang, DjakartaRapat PPKI pada 18 Agustus 1945 yang salah satu hasilnya adalah menetapkan UUD 1945 serta memilih presiden dan wakil presiden Republik Indonesia.

KOMPAS.com - Ketika merdeka pada 17 Agustus 1945, Indonesia belum punya perangkat daerah seperti sekarang.

Wilayah Indonesia baru dibagi dua hari setelah proklamasi kemerdekaan.

Dikutip dari Handbook Pemerintahan Daerah (2018), pembagian provinsi dilakukan lewat sidang kedua Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal 19 Agustus 1945.

Sekarang Indonesia punya 34 provinsi. Namun di awal kemerdekaan, baru delapan provinsi yang ditetapkan.

Baca juga: PPKI: Pembentukan, Tokoh, Sidang, dan Tugasnya

Gubernur delapan provinsi itu tidak dipilih seperti sekarang, melainkan ditunjuk langsung oleh PPKI.

Berikut pembagian delapan provinsi dan gubernurnya:

  • Sumatera - Mr. Teuku Muhammad Hasan
  • Jawa Barat - Mas Sutardjo Kertohadikusumo
  • Jawa Tengah - RP Soeroso
  • Jawa Timur - RMT Ario Soerjo
  • Sunda Kecil - I Goesti Ketoet Poedja
  • Maluku - Mr. Johannes Latuharhary
  • Sulawesi - GSSJ Ratulangi
  • Borneo - Pangeran Muhammad Noor

Baca juga: Peristiwa Menjelang Proklamasi

RP Soeroso, I Goesti Ketoet Poedja, Mr. Johannes Latuharhary, dan GSSJ Ratulangi saat itu juga anggota PPKI.

Untuk melaksanakan ini, dikeluarkan Undang-undang Nomor 1 tahun 1945 tentang Komite Nasional Indonesia Daerah (KNID).

Undang-undang itu dikeluarkan dengan pertimpangan belum adanya pemilihan umum.

Sebelum pemilihan umum bisa digelar, peralihan kekuasaan pegawai Pangreh Praja harus dibuat sebaik mungkin sehingga tidak ada kekacauaan.

Pangreh Praja adalah bentuk pemerintahan daerah di era kolonial Hindia Belanda.

Baca juga: Dampak Positif Pendudukan Jepang

Para pegawai Pangreh Praja menyatakan sikap setia pada Republik Indonesia, walaupun saat itu masih di bawah kekuasaan Jepang.

Tiga tahun setelah merdeka, barulah diterbitkan Undang-undang Nomor 22 tahun 1948 mengenai pemerintah daerah yang lebih rinci.

Di dalamnya memuat tata cara pengangkatan kepala daerah oleh presiden, walaupun masih belum bisa dijalankan sebagaimana mestinya.

Indonesia baru bisa menggelar pemilu pada tahun 1955, 10 tahun setelah merdeka.

Baca juga: Rekam Jejak Pemilu dari Masa ke Masa

 


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rangkaian Gerak Handstand dan Headstand dalam Senam Lantai

Rangkaian Gerak Handstand dan Headstand dalam Senam Lantai

Skola
Pengertian Reklame dan Contoh-contohnya

Pengertian Reklame dan Contoh-contohnya

Skola
Rangkaian Gerak Guling Depan dan Guling Belakang dalam Senam Lantai

Rangkaian Gerak Guling Depan dan Guling Belakang dalam Senam Lantai

Skola
Contoh Pantun Nasihat

Contoh Pantun Nasihat

Skola
Jenis Paragraf: Induktif, Deduktif, Deduktif-Induktif, dan Ineratif

Jenis Paragraf: Induktif, Deduktif, Deduktif-Induktif, dan Ineratif

Skola
Dasar-Dasar Pembuatan Gambar Ilustrasi

Dasar-Dasar Pembuatan Gambar Ilustrasi

Skola
Air Tanah dalam Siklus Hidrologi

Air Tanah dalam Siklus Hidrologi

Skola
Menggambar Ilustrasi: Pengertian dan Sejarah Ilustrasi

Menggambar Ilustrasi: Pengertian dan Sejarah Ilustrasi

Skola
Struktur Teks Cerpen

Struktur Teks Cerpen

Skola
Siklus Hidrologi: Jenis dan Komponen Pembentuknya

Siklus Hidrologi: Jenis dan Komponen Pembentuknya

Skola
Contoh Teks Eksplanasi tentang Sumpah Pemuda

Contoh Teks Eksplanasi tentang Sumpah Pemuda

Skola
Contoh Passive Voice

Contoh Passive Voice

Skola
Jenis-Jenis Ekosistem Pantai

Jenis-Jenis Ekosistem Pantai

Skola
Contoh Kalimat Present Continuous Tense

Contoh Kalimat Present Continuous Tense

Skola
Contoh Kalimat Aktif dan Pasif Present Continuous Tense

Contoh Kalimat Aktif dan Pasif Present Continuous Tense

Skola
komentar
Close Ads X