Kompas.com - 03/02/2020, 20:00 WIB
tumbuhan parasit shutterstocktumbuhan parasit
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Tumbuhan parasit merupakan jenis tumbuhan yang hidupnya menggantungkan tumbuhan lain.

Tumbuhan parasit bersifat tumbuhan yang merugikan tumbuhan lain. Karena tidak bisa membuat makanannya sendiri, tapi mengambil makanan dari tanaman inang (tanaman yang ditumpanginya).

Arti tumbuhan parasit

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), parasit merupakan organisme yang hidup dan mengisap makanan dari organisme lain yang ditempelinya.

Baca juga: Organ Utama Tumbuhan

Dilansir Encyclopaedia Britannica (2015), tumbuhan parasit adalah tumbuhan yang memperoleh semua atau sebagian nutrisinya dari tumbuhan inang.

Tanpa berkontribusi dan bermanfaat bagi tumbuhan inang. Bahkan bisa menyebabkan kerusakan ekstrem pada tumbuhan inang.

Ciri tumbuhan parasit adalah haustorium atau organ yang menembus inang dan membentuk penyatuan pembuluh darah di antara tumbuhan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tumbuhan parasit menggunakan tumbuhan lain hanya sebagai struktur untuk tumbuh daripada sebagai sumber air atau nutrisi langsung.

Cara tumbuhan parasit mengambil air dan makanan dengan cara menancapkan akarnya pada bagian akar maupun batang tanaman inang.

Dengan cara tersebut maka tumbuhan parasit dapat mengambil makanan yang diedarkan tumbuhan inang ke bagian yang ditempelinya.

Dampak tumbuhan parasit

Tambuhan parasit berdampak dan menyebabkan kerugian besar bagi tumbuhan lain. Di antara yang paling berbahaya adalah anggota orobanchaceae (salah satu suku anggota tumbuhan berbunga).

Baca juga: Manfaat Tumbuhan

Itu seperti gulma (tumbuhan yang tidak diinginkan) dan umumnya menyerang tanaman sereal termasuk jagung, dan beras di Afrika.

Sapu terbang atau spesies orobanche dan phelipanche menyerang tumbuhan berdaun lebar. Itu banyak terjadi di Mediterania dan Timur Tengah.

Itu merupakan kendala utama untuk produksi kacang-kacangan, atau tumbuhan solanaceous (tomat, paprika, kentang, dan terong).

Dalam banyak kasus, hubungan fisik antara parasit dan inang membuat pengendalian gulma parasit menjadi sulit.

Jenis tumbuhan parasit

Ada beberapa tumbuhan yang termasuk tumbuhan parasit, yakni:

Benalu merupakan tumbuhan parasit yang mengambil makanan dari tumbuhan lain.

Benalu terdiri dari beberapa suku tumbuhan. Benalu memiliki daun hijau yang mengandung klorofil. Sehingga dapat mengolah makanan dengan berfotosintesis.

Umumnya benalu berada di bagian atas dapat tumuh lebat sampai menutupi inangnya. Sehingga membuat inang tidak memperoleh sinar matahari dan sulit mengolah makanannya.

Dampaknya tumbuhan inang mati, pada pohon buah yang ditumbuhi benalu akan susah menghasilkan buah yang baik.

Baca juga: Tumbuhan Monokotil dan Dikotil: Ciri, Contoh dan Perbedaannya

Tali putri merupakan golongan tumbuhan parasit. Tali putri sangat bergantung sepenuhnya dengan tumbuhan inang sebagai sumber nutrisi.

Selama pertumbuhan tali putri akan menetrasikan jaringan menembus pembuluh tapis tumbuhan inang. Kemudian tersambung dengan pembuluh tapis tali putri.

Tumbuhan tali putri dapat diidentifikasi dengan batang bulat tipis tanpa daun dan dapat menghasilkan buah yang kecil.

Tanaman Tali Putri memiliki klorofil yang sangat rendah.

Tumbuhan cendana termasuk tumbuhan hemiparasit (setengah parasit). Karena tumbuhan cendana menghabiskan hidupnya dengan menempel pada inang, seperti kamboja, albasia, atau alang-alang.

Cendana merupakan tumbuhan dengan kayu yang wangi dan banyak dicari masyarakat.

Ciri-ciri cendana dapat tumbuh didataran tinggi. Pohon cendana dapat tumbuh dengan ketinggian 11-15 meter, diamater batang 25-30 sentimeter.

Batangnya berbentuk bulat dengan warna cokelat keabu-abuan dan memiliki banyak cabang.

Rafflesia termasuk tumbuhan parasit yang memiliki zat hijau daun. Batangnya pendek dan memiliki beberapa sisik.

Baca juga: Enam Tumbuhan Langka Termasuk Bunga Bangkai Raksasa Tumbuh di Agam

Saat tumbuh rafflesi memiliki ukuran besar. Diameter bunga saat mekar bisa mencapai 1 meter dengan berat sekitar 11 kilogram.

Bunga rafflesia tidak berakar, tidak berdaun dan tidak bertangkai. Bunga mengisap unsur anorganik dan organik pada tumbuhan inang.

Rafflesia merupakan bunga yang terkenal di dunia dan berasal dari Indonesia. Bunga raksasa tersebut ditemukan pertama kali pada 1818 di hutan tropis Bengkulu (Sumatra) di suatu tempat dekat Sungai Manna, Lubuk Tapi, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.