Kompas.com - 27/01/2020, 21:00 WIB

KOMPAS.com - Dalam membuat rencana sebuah pameran perlu dirancang secara sistematis dan logis. Tujuannya agar pada waktu pelaksanaan pameran berjalan lancar.

Tanpa perencanaan yang sistematis, sebuah pameran tidak dapat berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan.

Perencanaan pameran seni rupa

Rencana kegiatan panitia pameran dari awal sampai akhir tertuang dalam sebuah rumusan yang disebut proposal.

Dikutip dari situs resmi Kementerian Pendidikan Republik Indonesia, berikut ini tahapan umum dalam perencanaan panyelenggaraan pameran seni rupa:

  1. Menentukan tujuan
  2. Menentukan tema pameran
  3. Menyusun kepanitiaan
  4. Menentukan waktu dan tempat
  5. Menyusun agenda kegiatan
  6. Menyusun proposal kegiatan

Baca juga: Pameran Seni Rupa Orak-arik di Solo

Berikut ini penjelasan masing-masing tahapan perencanaan pameran seni rupa:

  • Menentukan tujuan

Langkah awal yang harus diperhatikan dalam menyusun program pameran adalah menetapkan tujuan pameran terlebih dahulu.

Tujuan penyelenggaraan pameran bisa bermacam-macam, antara lain untuk tujuan komersial, sosial atau kemanusiaan.

Untuk penyelenggaraan pameran seni rupa di sekolah, siswa dapat mendiskusikan dengan guru dan teman mengenai tujuan kegiatan pameran yang akan diadakan.

  • Menentukan tema pameran

Tema pameran ditentukan setelah tujuan pameran dirumuskan. Penentuan tema berfungsi untuk memperjelas tujuan yang akan dicapai.

Dengan adanya tema dapat memperjelas misi pameran yang akan dilaksanakan.

Baca juga: Pameran Seni Rupa: Perempuan di Borobudur

Halaman:
Sumber Kemdikbud

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengertian dan Tipe-Tipe Budaya Politik

Pengertian dan Tipe-Tipe Budaya Politik

Skola
Air Tanah: Pengertian, Kandungan, dan Manfaatnya

Air Tanah: Pengertian, Kandungan, dan Manfaatnya

Skola
5 Jenis Ekosistem di Dunia

5 Jenis Ekosistem di Dunia

Skola
Kalimat Majemuk Bertingkat: Jenis dan Contohnya

Kalimat Majemuk Bertingkat: Jenis dan Contohnya

Skola
2 Proses Pembentukan Mineral dan Contoh Sumber Dayanya

2 Proses Pembentukan Mineral dan Contoh Sumber Dayanya

Skola
Energi Potensial: Pengertian, Jenis, dan Rumusnya

Energi Potensial: Pengertian, Jenis, dan Rumusnya

Skola
Anatomi dan Perilaku Hewan Mamalia

Anatomi dan Perilaku Hewan Mamalia

Skola
Energi Kimia: Pengertian dan Sumbernya

Energi Kimia: Pengertian dan Sumbernya

Skola
Komponen Pembentuk Ekosistem: Biotik dan Abiotik

Komponen Pembentuk Ekosistem: Biotik dan Abiotik

Skola
Keadaan Bumi Saat Ini

Keadaan Bumi Saat Ini

Skola
Dampak Perubahan Iklim Global terhadap Kehidupan

Dampak Perubahan Iklim Global terhadap Kehidupan

Skola
Sistem Reproduksi Manusia

Sistem Reproduksi Manusia

Skola
Dampak dan Pengaruh Globalisasi Ekonomi bagi Indonesia

Dampak dan Pengaruh Globalisasi Ekonomi bagi Indonesia

Skola
Sumber Daya Alam Non Hayati: Jenis dan Sumbernya

Sumber Daya Alam Non Hayati: Jenis dan Sumbernya

Skola
5 Klasifikasi Tipe Iklim

5 Klasifikasi Tipe Iklim

Skola
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.