Istana Merdeka: Sejarah Tempat Kediaman Resmi Presiden

Kompas.com - 26/01/2020, 21:00 WIB
Presiden Joko Widodo dan Wakil Preside  Jusuf Kalla tengah berbincang empat mata di Beranda Istana Merdeka Jakarta, Kamis (3/11/2016). Fabian Januarius KuwadoPresiden Joko Widodo dan Wakil Preside Jusuf Kalla tengah berbincang empat mata di Beranda Istana Merdeka Jakarta, Kamis (3/11/2016).
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Istana Merdeka merupakan tempat resmi kediaman dan kantor Presiden Indonesia. Istana Merdeka letaknya menghadap ke Taman Monumen Nasional (Monas) Jalan Merdeka Utara, Jakarta.

Istana Merdeka resmi menjadi kediaman presiden pada masa Presiden Soekarno. Usia Istana Merdeka sudah mencapai ratusan tahun sejak dibangun pada 1873 di masa pemerintah Hindia Belanda.

Tahukah kamu sejarah Istana Merdeka?

Baca juga: Masyarakat Boleh Mengunjungi Istana Merdeka, Ini Caranya...

Sejarah

Dikutip situs resmi Kementerian Sekretaris Negara (Kemensesneg), awalnya bernama Istana Risjwijk yang dibangun pada 1796. Karena dianggap sempit dan kurang memenuhi syarat untuk kegiatan administrasi kenegaraan akhirnya membangun baru.

Istana Merdeka dibangun oleh Pemerintah Hindia Belanda masa pemerintahan Gubernur Jenderal Louden pada 1873. 

Selesai pada 1879 di masa pemerintahan Gubernur Jenderal Johan Willem van Landsbarge. Ini dibangun untuk meningkatkan kegiatan pemerintah Hindia Belanda.

Awalnya bangunan tersebut bernama Istana Gambir. Karena dulu disekitar istana banyak pohon gambir.

Pada masa kedudukan Jepang, istana tersebut dijadikan tempat kediaman resmi Saiko Shikika atau panglima tertinggi Jepang.

Pada memasuki awal pemerintah bangsa Indonesia, Istana Gambir menjadi saksi penandatanganan naskah pengakuan kedaulatan Republik Indonesia oleh Pemerintah Belanda pada 27 Desember 1949.

Baca juga: Jokowi Bakal Sampaikan Pidato Perdana sebagai Presiden 2019-2024 di Istana Merdeka

Perwakilan bangsa Indonesia waktu itu Sri Sultan Hamengkubuwono IX, sedangkan Kerajaan Belanda diwakili oleh AHJ Lovink.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia

Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia

Skola
Kerajaan Ternate dan Tidore, Pusat Penghasil Rempah-Rempah

Kerajaan Ternate dan Tidore, Pusat Penghasil Rempah-Rempah

Skola
Jelaskan Kenapa Seseorang Dapat Dikatakan Bipatride

Jelaskan Kenapa Seseorang Dapat Dikatakan Bipatride

Skola
Manfaat Tol Laut

Manfaat Tol Laut

Skola
Rute Pelayaran Ferdinand Magelhaens

Rute Pelayaran Ferdinand Magelhaens

Skola
Contoh Barang Tambang Nonmigas

Contoh Barang Tambang Nonmigas

Skola
3 Cara Perpindahan Kalor

3 Cara Perpindahan Kalor

Skola
Mengapa Jepang Menerapkan Ekonomi Perang

Mengapa Jepang Menerapkan Ekonomi Perang

Skola
Urutan Lapisan Matahari

Urutan Lapisan Matahari

Skola
Apa yang Dimaksud dengan Perilaku Terpuji?

Apa yang Dimaksud dengan Perilaku Terpuji?

Skola
Jenis-Jenis Iklan

Jenis-Jenis Iklan

Skola
Bahasa Iklan: Sifat, Unsur, dan Syaratnya

Bahasa Iklan: Sifat, Unsur, dan Syaratnya

Skola
Menjaga Hutan Indonesia, Materi Belajar Dari Rumah TVRI SMP 5 Juni

Menjaga Hutan Indonesia, Materi Belajar Dari Rumah TVRI SMP 5 Juni

Skola
Contoh Teks Bacaan Soal, Mencari Kalimat dan Gagasan Utama

Contoh Teks Bacaan Soal, Mencari Kalimat dan Gagasan Utama

Skola
Contoh Soal Penalaran Umum UTBK

Contoh Soal Penalaran Umum UTBK

Skola
komentar
Close Ads X