Tradisi Xianian Jelang Imlek

Kompas.com - 25/01/2020, 14:00 WIB
Menjelang perayaan tahun baru China (Imlek) 2571, Pedagang pernak-pernik Imlek mulai memadati kawasan Pecinan Glodok, Jakarta Barat, Selasa (14/1/2020). Berbagai macam dagangan seperti lampion, pakaian, bunga hiasan, dan angpau dijual dengan variasi harga yang berbeda. KOMPAS.com/M ZAENUDDINMenjelang perayaan tahun baru China (Imlek) 2571, Pedagang pernak-pernik Imlek mulai memadati kawasan Pecinan Glodok, Jakarta Barat, Selasa (14/1/2020). Berbagai macam dagangan seperti lampion, pakaian, bunga hiasan, dan angpau dijual dengan variasi harga yang berbeda.

KOMPAS.com - Tradisi Xianian ( Tahun Baru Kecil) di Cina biasanya dirayakan seminggu sebelum Tahun Baru Imlek yang menandai dimulainya musim semi.

Perayaan Xianian juga dikenal sebagai Festival Dewa Dapur, dewa yang mengawasi karakter moral setiap rumah tangga.

Dilansir dari China Culture, enam hal ini harus diketahui saat Xianian:

  • Persembahan untuk Dewa Dapur

Orang Tiongkok melakukan hal yang unik dalam tradisi Xianian yaitu menawarkan persembahan pada Dewa Dapur.

Salah satu tradisi paling unik dari Xianian adalah membakar gambar kertas Dewa Dapur. Konon dipercaya mengirimkan roh dewa ke surga untuk melaporkan perilaku keluarga selama setahun terakhir.

Dewa Dapur kemudian disambut kembali ke rumah melalui menempelkan gambar kertas baru Dewa Dapur di samping kompor.

Dari sudur pandang ini, Dewa Dapur akan mengawasi dan melindungi rumah tangga selama satu tahun lagi.

Persembahan untuk Dewa Dapur antara lain kepala babi, ikan, pasta kacang manis, melon, pangsit rebus, gula barley dan permen Guandong.

Baca juga: Imlek di Indonesia dari Masa ke Masa

  • Membersihkan rumah

Selama Laba Festival, pada hari ke-8 dari bulan lunar terakhir dan Xianian, pada hari ke-23, keluarga-keluarga di seluruh Cina melakukan pembersihan secara menyeluruh. Mereka menyapu bersih ruangan sebagai persiapan untuk Tahun Baru.

  • Makan permen Guandong

Permen Guandong adalah suguhan lengket yang terbuat dari ketan dan gandum. Permen Guandong adalah camilan tradisional yang dimakan orang Cina saat Festival Dewa Dapur.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Marshall Plan: Latar Belakang, Tujuan, dan Dampaknya

Marshall Plan: Latar Belakang, Tujuan, dan Dampaknya

Skola
Dampak Perang Dingin bagi Indonesia

Dampak Perang Dingin bagi Indonesia

Skola
Ciri-ciri Virus

Ciri-ciri Virus

Skola
Fungsi dan Struktur pada Ginjal

Fungsi dan Struktur pada Ginjal

Skola
Ciri dan Jenis Tumbuhan Monokotil

Ciri dan Jenis Tumbuhan Monokotil

Skola
Globalisasi: Perubahan Perilaku Masyarakat

Globalisasi: Perubahan Perilaku Masyarakat

Skola
Komponen dan Fungsi Abiotik

Komponen dan Fungsi Abiotik

Skola
Daftar Negara Maju dan Negara Berkembang di Dunia

Daftar Negara Maju dan Negara Berkembang di Dunia

Skola
Asal Nama Bulan-bulan Pada Kalender

Asal Nama Bulan-bulan Pada Kalender

Skola
Mengapa Kucing Takut Mentimun?

Mengapa Kucing Takut Mentimun?

Skola
Sejarah Pramuka Indonesia, Organisasi Kepanduan sejak Era Belanda

Sejarah Pramuka Indonesia, Organisasi Kepanduan sejak Era Belanda

Skola
Siapa Pelompat Terbaik Dunia?

Siapa Pelompat Terbaik Dunia?

Skola
Mete Itu Kacang atau Buah?

Mete Itu Kacang atau Buah?

Skola
Arti dan Ciri-ciri Negara Berkembang

Arti dan Ciri-ciri Negara Berkembang

Skola
Kenapa Ayam Jantan Berkokok di Pagi Hari?

Kenapa Ayam Jantan Berkokok di Pagi Hari?

Skola
komentar
Close Ads X