Kue Keranjang: Sejarah dan Maknanya

Kompas.com - 25/01/2020, 10:00 WIB
Berbagai macam jenis dan bentuk dari kue keranjang milik Kue Keranjang Hoki oleh Kim Hin, Sawangan, Depok, Selasa (14/1/2020). kompas.com / Nabilla RamadhianBerbagai macam jenis dan bentuk dari kue keranjang milik Kue Keranjang Hoki oleh Kim Hin, Sawangan, Depok, Selasa (14/1/2020).

KOMPAS.com - Perayaan Imlek identik dengan sajian kue keranjang. Kebutuhan kue keranjang akan semakin banyak mendekati tahun baru Imlek.

Dilansir dari National Geographic, kue keranjang adalah kue khas yang selalu disajikan pada saat perayaan Imlek.

Kue keranjang dalam bahasa Mandarin disebut dengan Nian Gao atau dalam dialek Hokkian disebut dengan Ti Kwe.

Ti Kwe ini memiliki arti sebagai kue manis yang sering disusun tinggi bertingkat dengan penyusunan dari bawah hingga atas semakin kecil. Memiliki arti sebagai peningkatan rejeki atau kemakmuran.

Legenda raksasa Nian

Terdapat sebuah mitos dalam sejarah adanya kue keranjang. Pada zaman China kuno, ada seekor raksasa yang bernama Nian dan tinggal di sebuah gua di gunung.

Dirinya akan keluar berburu ketika lapar. Pada musim dingin, banyak hewan berhibernasi. Hal ini membuat Nian turun ke desa dan mencari korban untuk disantap.

Baca juga: Mengapa Barongsai Selalu Ada Saat Imlek?

Banyak masyarakat desa takut dengan Nian selama puluhan tahun. Sampai akhirnya ada seseorang warga desa yang bernama Gao memiliki akal untuk membuat beberapa kue sedehana.

Kue tersebut terbuat dari tepung ketan dan gula yang dicampur. Kemudian diletakkan di depan pintu untuk diberikan kepada Nian.

Ketika Nian mencari mangsa, dia melihat kue keranjang di setiap rumah dan memakannya hingga kenyang. Nian pun kembali ke gua meninggalkan desa.

Sejak saat itu penduduk desa membuat kue keranjang setiap musim dingin untuk mencegah Nian memburu dan memakan manusia.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tujuan Idul Fitri

Tujuan Idul Fitri

Skola
Kegiatan Idul Fitri

Kegiatan Idul Fitri

Skola
Makna Idul Fitri

Makna Idul Fitri

Skola
Niat dan Tata Cara Shalat Idul Fitri

Niat dan Tata Cara Shalat Idul Fitri

Skola
Sunah Sebelum Shalat Idul Fitri

Sunah Sebelum Shalat Idul Fitri

Skola
Zat Tunggal: Unsur dan Senyawa

Zat Tunggal: Unsur dan Senyawa

Skola
Lafal dan Panduan Takbir Idul Fitri

Lafal dan Panduan Takbir Idul Fitri

Skola
Gerak Bermain Bola Voli

Gerak Bermain Bola Voli

Skola
Keuntungan Letak Geografis Indonesia

Keuntungan Letak Geografis Indonesia

Skola
Letak dan Luas Indonesia

Letak dan Luas Indonesia

Skola
Sumber Daya Alam Nonhayati

Sumber Daya Alam Nonhayati

Skola
Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Indonesia

Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Indonesia

Skola
Permainan Bola Voli

Permainan Bola Voli

Skola
Perkembangan Agama Hindu-Buddha di Nusantara

Perkembangan Agama Hindu-Buddha di Nusantara

Skola
Menyampaikan Pidato Persuasif

Menyampaikan Pidato Persuasif

Skola
komentar
Close Ads X