Pemberdayaan Komunitas: Pengertian, Proses, Prinsip, dan Contohnya

Kompas.com - 24/01/2020, 10:00 WIB
Pemberdayaan komunitas merupakan program yang diupayakan dengan tujuan membentuk sikap dan perilaku individu serta masyarakat yang mandiri. shutterstock.comPemberdayaan komunitas merupakan program yang diupayakan dengan tujuan membentuk sikap dan perilaku individu serta masyarakat yang mandiri.

KOMPAS.com - Pemberdayaan komunitas merupakan program yang diupayakan dengan tujuan membentuk sikap dan perilaku individu serta masyarakat yang mandiri.

Pemberdayaan komunitas menjadi salah satu program yang terus diupayakan pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dalam buku Perencanaan Pembangunan Daerah Otonom dan Pemberdayaan Masyarakat (2005) karya I Nyoman Sumaryadi, Robinson menjelaskan bahwa pemberdayaan adalah suatu proses pribadi dan sosial.

Serta suatu pembebasan kemampuan pribadi, kompetensi, kreativitas, dan kebebasan bertindak.

Pemberdayaan komunitas sebagai proses pembangunan di mana masyarakat berinisiatif untuk memulai proses kegiatan sosial guna memperbaiki situsi dan kondisi diri sendiri.

Baca juga: Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire, Bukti Masyarakat Rindu Kerajaan

Proses pemberdayaan komunitas

Proses pemberdayaan mengandung dua kecenderungan, yaitu:

  • Kecenderungan primer

Proses pemberdayaan yang menekankan pada proses memberikan atau mengalihkan sebagian kekuatan, keleluasaan atau kemampuan kepada masyarakat agar individu lebih berdaya.

  • Kecenderungan sekunder

Menekankan proses stimulasi, mendorong, atau memotivasi individu agar memiliki kemampuan atau keberdayaan untuk menentukan apa yang menjadi pilihan hidup melalui proses dialog.

Tujuan

Pemberdayaan komunitas untuk membentuk individu dan masyarakat yang mandiri. Seperti, kemandirian berpikir, kemandirian bertindak, dan memutuskan apa yang akan dilakukan.

Pemberdayaan ini juga bertujuan untuk meningkatkan standar hidup masyarakat dan memberi kesadaran akan kebebasan setiap orang. Orientasinya pada komunitas yang tidak berdaya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujud Keragaman Masyarakat Kultural Indonesia

Wujud Keragaman Masyarakat Kultural Indonesia

Skola
Faktor Penyebab Masyarakat Multikultural di Indonesia

Faktor Penyebab Masyarakat Multikultural di Indonesia

Skola
Organisasi Kerja Sama Islam (OKI): Sejarah, Tujuan, dan Anggota

Organisasi Kerja Sama Islam (OKI): Sejarah, Tujuan, dan Anggota

Skola
Masyarakat Multikultural: Pengertian dan Ciri-ciri

Masyarakat Multikultural: Pengertian dan Ciri-ciri

Skola
Hak Oktroi: Pengertian dan Isinya

Hak Oktroi: Pengertian dan Isinya

Skola
Gangguan pada Sistem Imun

Gangguan pada Sistem Imun

Skola
The Sick Man of Europe, Kemunduran Turki Usmani

The Sick Man of Europe, Kemunduran Turki Usmani

Skola
Faktor dan Pengaruh Interaksi Desa dan Kota

Faktor dan Pengaruh Interaksi Desa dan Kota

Skola
Mutasi: Arti, Macam dan Jenisnya

Mutasi: Arti, Macam dan Jenisnya

Skola
Peran Indonesia dalam OKI

Peran Indonesia dalam OKI

Skola
Perbedaan Surat Pribadi dan Surat Dinas

Perbedaan Surat Pribadi dan Surat Dinas

Skola
Konferensi Asia-Afrika 1955: Sejarah, Peserta, dan Hasilnya

Konferensi Asia-Afrika 1955: Sejarah, Peserta, dan Hasilnya

Skola
8 Etika Profesi Akuntansi

8 Etika Profesi Akuntansi

Skola
Benarkah Gurun Sahara Pernah Subur?

Benarkah Gurun Sahara Pernah Subur?

Skola
Buaya, Reptil Besar Pemakan Daging

Buaya, Reptil Besar Pemakan Daging

Skola
komentar
Close Ads X