Pembukaan UUD 1945: Makna dan Pokok Pikiran

Kompas.com - 23/01/2020, 16:00 WIB
Rapat PPKI pada 18 Agustus 1945 yang salah satu hasilnya adalah menetapkan UUD 1945 serta memilih presiden dan wakil presiden Republik Indonesia. Osman Ralliby/Dokumentasi Historica, Penerbit Bulan-Bintang, DjakartaRapat PPKI pada 18 Agustus 1945 yang salah satu hasilnya adalah menetapkan UUD 1945 serta memilih presiden dan wakil presiden Republik Indonesia.

KOMPAS.com - Undang-undang Dasar Republik Indonesia 1945 ( UUD 1945) adalah konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

UUD 1945 merupakan hukum dasar yang menjadi sumber dasar dari seluruh peraturan perundang-undangan di Indonesia.

Dikutip dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia ( PPKI) telah menetapkan sistematika UUD 1945, terdiri dari:

  1. Pembukaan UUD 1945
  2. Batang tubuh UUD 1945
  3. Penjelasan UUD 1945

Pembukaan UUD 1945 memuat hal-hal penting bagi bangsa Indonesia. Berikut ini penjelasan singkatnya:

Pembukaan UUD 1945

Dikutip dari situs resmi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), naskah Pembukaan UUD 1945 berasal dari naskah Piagam Jakarta dengan beberapa perubahan.

Baca juga: Biografi Soepomo, Perumus Pancasila dan UUD 1945

Naskah teks Pembukaan UUD 1945 terdiri dari empat alinea. Berikut ini naskah teks Pembukaan UUD 1945:

Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Pembukaan

(Preambule)

Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menghitung Reaksi Kesetimbangan Tetapan Kp

Menghitung Reaksi Kesetimbangan Tetapan Kp

Skola
Menghitung Reaksi Kesetimbangan dengan Tetapan Kc

Menghitung Reaksi Kesetimbangan dengan Tetapan Kc

Skola
Pengertian, Rangkaian Seri dan Paralel Kapasitor

Pengertian, Rangkaian Seri dan Paralel Kapasitor

Skola
Gaya Magnetik (Gaya Lorentz)

Gaya Magnetik (Gaya Lorentz)

Skola
Penerapan Gaya Magnetik (Gaya Lorentz)

Penerapan Gaya Magnetik (Gaya Lorentz)

Skola
Induksi Magnetik pada Kawat Lingkaran Berarus Listrik

Induksi Magnetik pada Kawat Lingkaran Berarus Listrik

Skola
Hal yang harus Diutamakan dan Dihindari dalam Lari Jarak Menengah

Hal yang harus Diutamakan dan Dihindari dalam Lari Jarak Menengah

Skola
Peraturan Lari Jarak Menengah

Peraturan Lari Jarak Menengah

Skola
Proses Pengelolaan Sistem Informasi Geografis

Proses Pengelolaan Sistem Informasi Geografis

Skola
Komponen Sistem Informasi Geografis

Komponen Sistem Informasi Geografis

Skola
Sistem Informasi Geografis: Sejarah dan Definisi

Sistem Informasi Geografis: Sejarah dan Definisi

Skola
Analisis Lokasi Industri dan Pertanian Melalui Peta

Analisis Lokasi Industri dan Pertanian Melalui Peta

Skola
Teknik Lari Jarak Menengah

Teknik Lari Jarak Menengah

Skola
Pengertian dan Nomor Lari Jarak Menengah

Pengertian dan Nomor Lari Jarak Menengah

Skola
Contoh Dialog Asking and Giving Attention

Contoh Dialog Asking and Giving Attention

Skola
komentar
Close Ads X