Kompas.com - 15/01/2020, 20:59 WIB

KOMPAS.com - Kendati tak pernah ikut perang dunia secara langsung, Indonesia pernah merasakan penderitaan akibat Perang Dunia II.

Saat itu, Indonesia tengah dijajah Jepang yang terlibat PD II melawan Sekutu.

Untuk memenangkan perang, Jepang memanfaatkan Indonesia yang kaya sumber daya alam dan sumber daya manusia. Jepang memberlakukan ekonomi perang di Indonesia.

Apa itu ekonomi perang? Ekonomi perang adalah kebijakan mengerahkan semua kekuatan ekonomi untuk menopang keperluan perang.

Baca juga: Kedatangan Jepang di Indonesia, Mengapa Disambut Gembira?

Dikutip dari Masa Pendudukan Jepang di Indonesia (2019), di awal kedatangannya, Jepang memberlakukan ekonomi self help atau berusaha untuk memenuhi sendiri kebutuhan pemerintahan Jepang di Indonesia.

Jepang berusaha memperbaiki ekonomi Indonesia yang hancur. Ketika Jepang berusaha merebut Indonesia dari Belanda, Belanda memilih membumihanguskan obyek-obyek vital. Ini dimaksudkan agar Jepang kesulitan mengambil alih Indonesia.

Setelah berhasil merebut Indonesia dari Belanda, Jepang terpaksa memperbaiki sarana-sarana yang rusak. Sarana-sarana itu meliputi transportasi, telekomunikasi, dan bangunan-bangunan publik.

Baca juga: Perang Asia Timur Raya: Latar Belakang dan Posisi Jepang

Pengendalian perkebunan

Khusus perekebunan, dikeluarkan Undang-undang No 322/1942 yang menyatakan bahwa Gunseikan (kepala militer) langsung mengawasi perkebunan kopi, kina, karet, dan teh.

Pengawasan diserahkan kepada Saibai Kigyo Kanrikodan (SKK), badan pengawas yang dibentuk gunseikan. SKK juga bertindak sebagai pelaksana pembelian dan penentuan harga jual hasil perkebunan.

Bagi Jepang, hanya sedikit komoditas yang bisa berguna menunjang perang. Kopi, teh, dan tembakau diklasifikasikan sebagai para yang kurang berguna bagi perang.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengertian Teks Eksplanasi dan Strukturnya

Pengertian Teks Eksplanasi dan Strukturnya

Skola
12 Contoh Hewan Vivipar

12 Contoh Hewan Vivipar

Skola
4 Jenis Penyerbukan Berdasarkan Perantaranya

4 Jenis Penyerbukan Berdasarkan Perantaranya

Skola
2 Teori Evolusi: Manusia Purba dan Charles Darwin

2 Teori Evolusi: Manusia Purba dan Charles Darwin

Skola
Soal dan Jawaban Jenis-jenis Pecahan

Soal dan Jawaban Jenis-jenis Pecahan

Skola
7 Contoh Pantun Nasihat

7 Contoh Pantun Nasihat

Skola
Konjungsi Kronologis: Pengertian dan Contohnya

Konjungsi Kronologis: Pengertian dan Contohnya

Skola
Soal dan Jawaban Perubahan Kuantitas Secara Bersamaan

Soal dan Jawaban Perubahan Kuantitas Secara Bersamaan

Skola
7 Definisi Interaksi Sosial Menurut Para Ahli

7 Definisi Interaksi Sosial Menurut Para Ahli

Skola
Pengaruh Gaya Gesek terhadap Benda

Pengaruh Gaya Gesek terhadap Benda

Skola
Cara Kerja Kincir Angin

Cara Kerja Kincir Angin

Skola
Sifat-sifat Perkalian Matriks

Sifat-sifat Perkalian Matriks

Skola
6 Perbedaan Save dan Save As

6 Perbedaan Save dan Save As

Skola
Peran Lembaga Penegak Hukum di Indonesia

Peran Lembaga Penegak Hukum di Indonesia

Skola
Evolusi: Jenis dan Prinsipnya

Evolusi: Jenis dan Prinsipnya

Skola
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.