Kompas.com - 13/01/2020, 14:00 WIB
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Mendengar jerapah, kita langsung ingat hewan yang punya leher panjang. Panjang lehernya membuat jerapah unik dan istimewa.

Jerapah, termasuk hewan mamalia darat yang banyak ditemui di kawasan hutan terbuka di sub-Sahara di negara-negara Benua Afrika.

Jerapah merupakan salah satu hewan yang terancam punah. Karena populasinya terus mengalami turun.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Jerapah adalah binatang menyusui dan memamah biak yang berleher panjang berasal dari Afrika.

Dilansir Encyclopaedia Britannica (2015), Jerapah salah satu dari spesies dalam kelompok binatang mamalia yang berkuku dan berleher panjang dari Afrika.

Baca juga: Serba-serbi Hewan: Warna Jerapah Tak Mencerminkan Usia, tapi Dominasi

Jerapah punya kaki panjang dan kulit berwarna coklat tidak beraturan. Lehernya bisa melentur.

Jerapah adalah hewan tertinggi dari semua hewan darat. Tinggi jerapah jantan bisa mencapai 5,5 mater atau 18 kaki, sedangkan jerapah betina mencapai 4,5 meter.

Dengan lidah sepanjang hampir setengah meter, jerapah dapat menelusuri dedaunan setinggi enam meter dari tanah.

Banyak ditemui di Afrika

Di negara-negara Afrika, jerapah sudah menjadi pemandangan umum di padang rumput dan hutan terbuka.

Jerapah dapat dilihat di cagar alam, seperti Taman Nasional Serengati Tanzania dan Taman Nasional Amboseli Kenya.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.