Kompas.com - 08/01/2020, 06:00 WIB
Jumlah penduduk Indonesia 2020 melalui sensus penduduk. Data BPS menunjukkan setiap lima tahun mengalami peningkatan di semua pulau di Indonesia. shutterstock.comJumlah penduduk Indonesia 2020 melalui sensus penduduk. Data BPS menunjukkan setiap lima tahun mengalami peningkatan di semua pulau di Indonesia.

KOMPAS.com - Salah satu tujuan sensus penduduk adalah untuk mengetahui perkembangan jumlah penduduk dari periode satu ke periode selanjutnya.

Dilansir dari situs resmi Badan Pusat Statistik (BPS), sensus penduduk dilaksanakan setiap 5-10 setahun sekali sesuai kebutuhan data yang diinginkan.

Untuk mengetahui jumlah penduduk di Indonesia, BPS melakukan pengumpulan dan pencacahan setiap lima tahun sekali.

Jumlah penduduk Indonesia 2020

Dari data BPS untuk jumlah penduduk yang dilakukan dalam sensus penduduk menunjukkan peningkatan setiap lima tahun sekali. Bahkan BPS sudah memproyeksikan jumlah penduduk di 2020.

Untuk jumlah penduduk yang ada di Indonesia, data terakhir tercatat pada tahun 2015 sebesar 238.518.000 jiwa di Indonesia. Diproyeksikan pada 2020 akan meningkat sebanyak 271.066.000 jiwa.

Baca juga: Pengertian Sensus Penduduk dan Data Sensus Indonesia

Peningkatan tersebut juga diproyeksikan akan terjadi disetiap pulau yang ada di Indonesia. Seperti Pulau Sumatera pada 2015 sebanyak 55.272.000 jiwa dan di 2020 diproyeksikan akan sebanyak 59.337.000 jiwa.

Sedangkan di Pulau Jawa pada 2015 sebanyak 145.143.000 jiwa dan di 2020 akan meningkat sebanyak 152.449.000 jiwa.

Bali dan Nusa Tenggara memiliki 14.108.000 jiwa di 2015 dan 2020 akan meningkat sebanyak 15.047.000 jiwa. Untuk Pulau Kalimantan pada 2015 sebanyak 15.343.000 jiwa dan di 2020 akan meningkat sebanyak 16.769.000 jiwa.

Sulawesi di 2015 sebanyak 18.724.000 jiwa dan di 2020 sebanyak 19.934.000 jiwa.

Kemudian di Maluku pada 2015 sebanyak 2.848.000 jiwa akan meningkat di 2020 pada 3.110.000 jiwa. Sementara di Papua pada 2015 sebanyak 4.020.000 jiwa dan di 2020 akan meningkat 4.417.000 jiwa.

Untuk presentase penduduk Indonesia berdasarkan jenis kelamin baik tahun 2016, 2017 maupun 2018 masih sama, yaitu didominasi oleh penduduk laki-laki sebanyak 50,24 persen. Sedangkan untuk penduduk perempuan sebesar 49,76 persen.

Penduduk umur 15 tahun ke atas juga mengalami pertumbuhan di Indonesia. Data hingga Agustsu 2017 penduduk umur 15 tahun ke atas sebanyak 192.079.416 jiwa dan data Agustus 2018 sebanyak 194.779.441 jiwa.

Sedangkan angkatan kerja yang bekerja data per Agustus 2017 sebanyak 121.022.423 jiwa dan per Agustus 2018 sebanyak 124.004.950 jiwa.

Sensus penduduk Indonesia 2020

Pada sensus penduduk 2020 di Indonesia menggunakan metode kombinasi dan memanfaatkan online.

Metode kombinasi adalah menggunakan data registrasi yang relevan dengan sensus, kemudian dilengkapi dengan sampel survei.

Baca juga: Di Sensus Penduduk 2020 BPS Bakal Cari 390.000 Petugas Sensus, Minat?

Jumlah penduduk 2018 secara data Ditjen Dukcapil pada Triwulan II 2018 mencapai 263,9 juta jiwa. Sedangkan BPS dan Bappenas memproyeksi dari 2015-2045 data penduduk Indonesia mencapai 264,2 juta jiwa.

Sensus penduduk di Indonesia akan dilakukan pada Juli 2020 dan 2021.

Data sesnsus penduduk dapat dimanfaatkan untuk melihat data diantaranya sebagai berikut:

  • Bonus demografi I

Terjadi karena perubahan struktur penduduk yang mengakibatkan perubahan pola konsumsi dan produksi. Lebih banyak penduduk usia produktif, lebih banyak tenaga kerja.

  • Bonus demografi II

Meningkatnya akumulasi aset yang dihasilkan oleh penduduk usia kerja. Akan mengahasilkan pengaruh positif pada pertumbuhan ekonomi apabila akumulasi aset diinvestasikan pada aktivitas produktif (bukan konsumtif).

  • Penduduk lansia

Penduduk lansia berpendidikan rendah akan memiliki produktivitas yang rendah dan kemungkinan besar akan menjadi beban.

Lansia yang aktif belum tentu mandiri. Lansia bekerja bukan karena mereka aktif, tetapi untuk memenuhi kebutuhan hidup.


Sumber BPS
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Devils Hole Pupfish, Ikan Kecil Penghuni Death Valley

Devils Hole Pupfish, Ikan Kecil Penghuni Death Valley

Skola
Siapa dan Bagaimana Kamus Dibuat?

Siapa dan Bagaimana Kamus Dibuat?

Skola
Apakah Kraken Si Monster Laut Benar Ada di Dunia Nyata?

Apakah Kraken Si Monster Laut Benar Ada di Dunia Nyata?

Skola
Bukan Korsel, Inilah Negara dengan Operasi Plastik Tertinggi di Dunia

Bukan Korsel, Inilah Negara dengan Operasi Plastik Tertinggi di Dunia

Skola
Sheepshead, Ikan Bergigi Manusia

Sheepshead, Ikan Bergigi Manusia

Skola
Pyrosome si Unikron Laut

Pyrosome si Unikron Laut

Skola
5 Tempat di Dunia yang Jarang Tersentuh Sinar Matahari

5 Tempat di Dunia yang Jarang Tersentuh Sinar Matahari

Skola
Mata Uang Tertua di Dunia

Mata Uang Tertua di Dunia

Skola
Siapa Penemu Bahasa Inggris?

Siapa Penemu Bahasa Inggris?

Skola
Penyebutan Sate di Berbagai Negara

Penyebutan Sate di Berbagai Negara

Skola
Peran Penting Kecoak untuk Bumi

Peran Penting Kecoak untuk Bumi

Skola
Kenapa Tukang Cukur Kebanyakan Berasal dari Garut dan Madura?

Kenapa Tukang Cukur Kebanyakan Berasal dari Garut dan Madura?

Skola
Ngayau, Tradisi Turun-temurun dari Suku Dayak

Ngayau, Tradisi Turun-temurun dari Suku Dayak

Skola
Kisah Kepunahan Harimau Bali

Kisah Kepunahan Harimau Bali

Skola
Apakah Bangsa Viking Nyata?

Apakah Bangsa Viking Nyata?

Skola
komentar
Close Ads X