Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Negara Berkembang: Ciri dan Contohnya

Kompas.com - 07/01/2020, 21:00 WIB
Ari Welianto

Penulis

KOMPAS.com - Negara berkembang merupakan istilah yang digunakan untuk menjelaskan suatu negara yang memiliki tingkat kesejahteraan material rendah.

Biasanya indeks perkembangan manusia tercatat dibawah standar normal. Selain itu infrastruktur relatif belum maksimal pembangunannya.

Daya saing dengan negara-negara lain di pasar internasional rendah.

Ciri negara berkembang

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), negara berkembang merupakan negara yang memiliki ciri-ciri, seperti pertanian tradisional yang merupakan faktor produksi primer.

Baca juga: The Fed Turunkan Suku Bunga, Tekanan di Negara Berkembang Berkurang

Kemudian industri belum berkembang, jumlah dan tingkat pertumbuhan penduduk besar. Pendapatan dalam suatu negara rendah, dan sumber alam belum banyak yang terolah.

Angka pengangguran tinggi, angka kematian bayi tinggi, hingga kesenjangan sosial tinggi dan tingkat pendidikan penduduk rendah.

Muhammad Amsal Sahban dalam buku Kolaborasi Pembangunan Ekonomi di Negara Berkembang (2018), negara berkembang biasa disebut dengan negara dunia ketiga.

Fenomena ini tidak bisa dilepaskan dari adanya saling ketergantungan dengan negara-negara lain. Dalam sejarah telah membuktikan bahwa sampai abad saat ini belum ada negara yang benar-benar mandiri tanpa tergantung dengan negara lain.

Ada dua teori yang dapat digunakan sebagai dasar analisis untuk menjawab kenapa sejauh ini negara-negara dunia ketiga cenderung stagnan, yakni teori modernisasi dan teori ketergantungan.

1. Teori Modernisasi

Pada teori ini suatu negara dengan sadar mulai memproses modernisasinya. Maka mereka mau menyesuaikan diri dengan zamannya.

Baca juga: Perang Dagang Bikin Modal Rp 208,1 Triliun Kabur dari Negara Berkembang

Modernisasi sebagai suatu usaha untuk hidup sesuai dengan zaman dan konstelasi atau kumpulan orang dunia sekarang.

2. Teori Ketergantungan

Dalam teori ini suatu keadaan di mana kehidupan ekonomi negara-negara tertentu dipengaruhi oleh perkembangan dan ekspansi dari kehidupan negara lain.

Negara-negara tertentu hanya sebagai penerima saja. Negara yang dominan bisa berekspansi dan bisa diri sendiri.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Bedanya Marketing dan Sales, Apa Saja?

Bedanya Marketing dan Sales, Apa Saja?

Skola
Ciri-ciri Teks Eksplanasi Beserta Tujuannya

Ciri-ciri Teks Eksplanasi Beserta Tujuannya

Skola
Arti Penting Mempertahankan Pancasila sebagai Dasar Negara

Arti Penting Mempertahankan Pancasila sebagai Dasar Negara

Skola
Gangguan Simbolik: Pengertian dan Contohnya

Gangguan Simbolik: Pengertian dan Contohnya

Skola
Pengertian dan Ciri-ciri Komunikasi Efektif

Pengertian dan Ciri-ciri Komunikasi Efektif

Skola
Berpikir atau Berfikir, Mana Penulisan yang Benar?

Berpikir atau Berfikir, Mana Penulisan yang Benar?

Skola
Sumber Sekunder: Pengertian dan Contohnya

Sumber Sekunder: Pengertian dan Contohnya

Skola
Ciri-ciri Komet dan Jenisnya

Ciri-ciri Komet dan Jenisnya

Skola
Apa yang Dimaksud dengan Sel Haploid?

Apa yang Dimaksud dengan Sel Haploid?

Skola
Hewan Ternak: Pengertian dan Contohnya

Hewan Ternak: Pengertian dan Contohnya

Skola
Mengapa Air Termasuk Senyawa Anorganik?

Mengapa Air Termasuk Senyawa Anorganik?

Skola
Apa yang Dimaksud dengan Mikoriza?

Apa yang Dimaksud dengan Mikoriza?

Skola
Jawaban dari Soal 'Muatan Listrik 120 C Berpindah'

Jawaban dari Soal "Muatan Listrik 120 C Berpindah"

Skola
Interrogative Pronouns: Pengertian, Jenis, dan Contoh Kalimatnya

Interrogative Pronouns: Pengertian, Jenis, dan Contoh Kalimatnya

Skola
Senyawa yang Diperlukan dalam Reaksi Glikolisis

Senyawa yang Diperlukan dalam Reaksi Glikolisis

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com