Kompas.com - 05/01/2020, 20:00 WIB

KOMPAS.com - Tidak ada negara yang kebal dari bencana di dunia ini. Meskipun kerentanan terhadap bencana pada tiap-tiap negara bervariasi.

Bencana dalam bahasa Inggris disebut disaster. Dikutip dari Kamus Merriam-Webster, penggunaan kata disaster diketahui pertama kali pada 1567.

Bencana berakar pada keyakinan bahwa posisi bintang memengaruhi nasib manusia seringkali dengan cara yang merusak.

Bencana dalam Bahasa Inggris memiliki makna asli sebagai aspek yang tidak menguntungkan dari sebuah planet atau bintang.

Kata disaster berasal dari bahasa Italia Kuno disastro yang terdiri dari kata dis dan astro atau astrom yang artinya bintang.

Berdasarkan astrologi, disastro dapat diartikan sebagai berbintang buruk. Jaman sekarang, umumnya digunakan kata sial atau ditakdirkan untuk nasib sial.

Baca juga: Mitigasi Bencana Banjir

Berbintang buruk pada awalnya digunakan secara harafiah untuk menggambarkan seseorang yang lahir di bawah atau dibimbing oleh bintang jahat.

Disastro serupa dengan bintang bertanda silang (star-crossed) yang artinya tidak disukai oleh bintang-bintang atau naas.

Sebenarnya apa pengertian bencana dan apa saja jenisnya?

Pengertian bencana

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), bencana adalah sesuatu yang menyebabkan (menimbulkan) kesusahan, kerugian atau penderitaan.

Dalam KBBI, bencana alam adalah bencana yang disebabkan oleh alam seperti gempa bumi, angin besar dan banjir.

Menurut Kamus Oxford, bencana adalah kejadian mendadak, seperti kecelakaan atau bencana alam, yang menyebabkan kerusakan besar atau kematian.

Baca juga: Apa itu Banjir? Definisi, Penyebab dan Dampak

Dalam Kamus Cambridge, bencana adalah suatu peristiwa yang mengakibatkan bahaya besar, kerusakan atau kematian atau kesulitan serius.

Bencana juga diartikan sebagai kejadian mendadak yang menyebabkan banyak kerusakan, seperti kebakaran, badai atau kecelakaan yang sangat buruk.

Menurut Kamus Merriam-Webster, bencana adalah peristiwa mendadak yang membawa kerusakan, kerugian atau kehancuran besar.

World Health Organization (WHO) dari United Nations atau UN (Perserikatan Bangsa-bangsa atau PBB) mendefinisikan bencana adalah kejadian yang mengganggu kondisi normal dan menyebabkan tingkat penderitaan melebihi kapasitas adaptasi komunitas yang terdampak.

Dikutip dari situs resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menurut Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, dijelaskan pengertian dan jenis-jenis bencana.

Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam, nonalam maupun manusia.

Sehingga bencana mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis.

Baca juga: Jenis-jenis Banjir

Kejadian bencana adalah peristiwa bencana yang terjadi dan dicatat berdasarkan tanggal kejadian, lokasi, jenis bencana, korban dan atau kerusakan.

Jika terjadi bencana pada tanggal yang sama dan melanda lebih dari satu wilayah maka dihitung sebagai satu kejadian.

Jenis-jenis bencana

Berdasarkan UU No. 24 Tahun 2007, bencana dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:

  1. Bencana alam
  2. Bencana nonalam
  3. Bencana sosial

Berikut ini penjelasan mengenai masing-masing jenis bencana tersebut:

1. Bencana alam

Bencana alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam.

Bencana alam berupa gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan dan tanah longsor.

Baca juga: Penyebab Banjir dan 5 Provinsi Risiko Tinggi Banjir di Indonesia

2. Bencana nonalam

Bencana nonalam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa nonalam.

Becana nonalam berupa kegagalan teknologi, kegagalan modernisasi, epidemi dan wabah penyakit.

3. Bencana sosial

Bencana sosial adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang diakibatkan oleh manusia.

Bencana sosial meliputi konflik sosial antarkelompok atau antarkomunitas masyarakat dan teror.

Jenis bencana menurut WCPT

Dilansir dari situs resmi The World Confederation for Physical Therapy (WCPT), bencana dapat dibedakan menjadi empat jenis yaitu:

Baca juga: Mitigasi Bencana Banjir

1. Bencana alam (natural disaster)

Bencana alam termasuk banjir, angin topan, gempa bumi dan letusan gunung berapi yang berdampak langsung pada kesehatan manusia dan dampak sekunder yang menyebabkan kematian lebih lanjut dan menderita dari misalnya banjir, tanah longsor, kebakaran, tsunami.

2. Keadaan darurat lingkungan (environmental emergencies)

Keadaan darurat lingkungan termasuk kecelakaan teknologi atau industri, biasanya melibatkan produksi, penggunaan atau transportasi material berbahaya dan terjadi di mana material ini diproduksi, digunakan atau diangkut dan kebakaran hutan yang disebabkan manusia.

3. Keadaan darurat kompleks (complex emergencies)

Keadaan darurat kompleks melibatkan perusakan otoritas, penjarahan dan serangan terhadap instalasi strategis, termasuk situasi konflik dan perang.

4. Kedaruratan pandemik (pandemic emergencies)

Kedaruratan pandemik adalah kondisi tiba-tiba timbul penyakit menular yang memengaruhi kesejatan, mengganggu layanan dan bisnis, membawa biaya ekonomi dan sosial.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Inovasi dalam Wirausaha: Tujuan, Fungsi, Jenis, dan Manfaat

Inovasi dalam Wirausaha: Tujuan, Fungsi, Jenis, dan Manfaat

Skola
Keterkaitan antara Pasar dan Distribusi

Keterkaitan antara Pasar dan Distribusi

Skola
Macam-Macam Pasar

Macam-Macam Pasar

Skola
Faktor-faktor yang Memengaruhi Permintaan suatu Barang 

Faktor-faktor yang Memengaruhi Permintaan suatu Barang 

Skola
Ciri-ciri Kreatif dan Cara Meningkatkannya

Ciri-ciri Kreatif dan Cara Meningkatkannya

Skola
Pengertian Permintaan, Hukum, dan Jenis-jenisnya

Pengertian Permintaan, Hukum, dan Jenis-jenisnya

Skola
Lempar Cakram: Pengertian, Teknik, Peralatan, dan Peraturannya

Lempar Cakram: Pengertian, Teknik, Peralatan, dan Peraturannya

Skola
Peningkatan Taraf Hidup Masyarakat di Era Globalisasi

Peningkatan Taraf Hidup Masyarakat di Era Globalisasi

Skola
Kesenjangan Sosial Ekonomi Akibat Globalisasi

Kesenjangan Sosial Ekonomi Akibat Globalisasi

Skola
Soal dan Jawaban Luas Segiempat

Soal dan Jawaban Luas Segiempat

Skola
Mengapa Kenakalan Remaja Menjadi Masalah Sosial?

Mengapa Kenakalan Remaja Menjadi Masalah Sosial?

Skola
Soal dan Jawaban Perkalian dan Pembagian Bilangan Desimal

Soal dan Jawaban Perkalian dan Pembagian Bilangan Desimal

Skola
Perbedaan ISO dan SNI

Perbedaan ISO dan SNI

Skola
Soal dan Jawaban Kalimat Matematika

Soal dan Jawaban Kalimat Matematika

Skola
Perbedaan Demokrasi Liberal dan Terpimpin

Perbedaan Demokrasi Liberal dan Terpimpin

Skola
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.