Kompas.com - 03/01/2020, 19:00 WIB

KOMPAS.com - Kabut dan embun menjadi dua hal yang sekilas sama, namun ternyata berbeda.

Kabut sejenis awan, berada lebih dekat dengan permukaan bumi dibandingkan awan yang letaknya lebih tinggi.

Sedangkan embun adalah titik-titik air yang tidak naik ke atas, justru jatuh ke bumi dan menempel di berbagai benda, seperti daun, kaca rumah, kaca mobil, dan sejenisnya.

Lalu apa saja karakteristik kabut dan embun?

Karakteristik kabut

Dilansir dari National Geographic, kabut adalah awan yang menyentuh tanah. Kabut memiliki dua ukuran, yaitu tebal dan tipis.

Dalam beberapa kondisi, kabut bisa sangat tebal sehingga bisa menutupi jalan. Namun juga terkadang sangat tipis, sehingga pandangan jalan masih bisa terjaga.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Kabut Beracun Tewaskan 12.000 Orang di London

Pada saat berada di puncak gunung yang tinggi, sering kali dijumpai kabut. Kabut tersebut terjadi akibat air di udara menerima kalor dari matahari sehingga menjadi uap.

Kabut muncul ketika uap air mengalami proses pencairan atau mengembun. Selama kondensasi, molekul uap air bergabung untuk membuat tetesan air kecil di udara.

Kabut dapat terlihat oleh mata karena tetesan-tetesan air yang tebal berkumpul menjadi seperti awan.

Untuk membuat kabut nampak, harus banyak uap air di udara dan area yang sangat lembab.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.