Makhluk Hidup: Definisi, Ciri, dan Klasifikasinya

Kompas.com - 22/12/2019, 10:00 WIB
Pengertian, Ciri, dan Klasifikasi Makhluk Hidup britannica.comPengertian, Ciri, dan Klasifikasi Makhluk Hidup

KOMPAS.com - Mahkluk hidup memiliki banyak jenis organisme dari tanaman, hewan, jamur, dan ganggang yang dapat dengan mudah ditemui di alam. Manusia juga masuk dalam kategori makhluk hidup.

Bahkan protozoa, bakteri, dan archaea juga termasuk dalam makhluk kecil. Mahkluk hidup dapat ditemukan di setiap jenis habitat di Bumi.

Meskipun semua organisme ini sangat berbeda satu sama lain, mereka semua memiliki dua kesamaan yaitu diturunkan dari satu leluhur dan mereka semua hidup.

Dilansir dari Encyclopaedia Britannica, makhluk hidup merupakan makhluk yang memiliki ciri-ciri kehidupan untuk berevolusi atau mengalami perkembangan bentuk hidup.

Keyakinan tersebut berdasarkan pada bukti dari catatan fosil. Sisa-sisa fosil mikroorganisme yang menyerupai ganggang biru tertanam di bebatuan yang berusia sekitar 3,5 miliar tahun.

Tujuh ciri- ciri makhluk hidup

Makhluk hidup memiliki ciri-ciri atau proses yang diperlukan untuk kehidupan. Untuk dikategorikan sebagai makhluk hidup, suatu organisme harus memiliki tujuh ciri berikut:

  • Bergerak

Makhluk hidup memiliki kemampuan untuk bergerak dengan cara tertentu tanpa bantuan dari luar atau pihak lain.

Baca juga: Manfaat Tumbuhan

Gerakan tersebut terdiri dari aliran material di dalam organisme atau pergerakan eksternal organisme.

  • Peka terhadap rangsangan

Semua makhluk hidup mampu bereaksi terhadap perubahan yang terjadi di sekitarnya.

Reaksi timbul karena ada rangsangan dari lingkungan. Rangsangan bisa dari cahaya, panas, dingin, bau, sentuhan, gravitasi, rasa, dan lain-lain.

Manusia dan hewan menggunakan indra untuk mengenali rangsangan atau kepekaan.

  • Bernafas

Merupakan proses mengambil oksigen dari lingkungan, kemudian mengeluarkan karbon dioksida.

Oksigen digunakan untuk mengubah zat makanan menjadi energi secara kimiawi. Energi tersebut digunakan untuk melakukan berbagai aktivitas.

  • Nutrisi

Makanan dan air menjadi nutrisi yang dibutuhkan oleh makhluk hidup. Makanan berfungsi menghasilkan energi, pertumbuhan, dan mengganti sel tubuh yang rusak. Sedangkan air berfungsi sebagai zat pelarut di dalam tubuh.

Baca juga: Proses Penyerbukan Bunga, Mandiri hingga Persilangan

  • Tumbuh

Semua makhluk hidup mengalami pertumbuhan, dari kecil menjadi besar. Contohnya bayi akan terus berkembang menjadi manusia dewasa atau orang besar. Sebuah biji tumbuhan yang ditanam akan menjadi kecambah dan berakhir sebagai tanaman besar.

  • Berkembang biak

Ketika makhluk hidup melakukan reproduksi atau berkembang biak, mereka membuat makhluk hidup baru.

Tidak semua makhluk hidup melakukan reproduksi dengan membutuhkan pasangan atau reproduksi seksual.

Bagi mikroorganisme kecil seperti protozoa, jamur, maupun bakteri melakukan reproduksi aseksual atau melakukan reproduksi tanpa pasangan.

Mereka bisa membelah diri kemudian bagian yang baru bisa mencari makan, bergerak, tumbuh, dan melakukan kegiatan lainnya.

Untuk makhluk hidup yang membutuhkan pasangan yaitu mamalia termasuk manusia dan burung.

Baca juga: Mengenal Rantai Makanan dan Tingkatannya

  • Ekskresi

Saat udara panas tubuh akan mengeluarkan keringat, begitupula saat olahraga. Ketika di ruangan dingin, tubuh akan sering buang air kecil (urine).

Keringat yang merupakan garam mineral dan urine merupakan salah satu zat sisa yang di keluarkan makhluk hidup.

Karbon dioksida dan uap air juga zat sisa dari proses respirasi. Pengeluaran zat sisa tersebut dinamakan eksresi.

Proses ini sangat penting karena zat sisa bersifat racun dan tidak baik bagi kesehatan dalam tubuh.

Klasifikasi makhluk hidup

Diambil dari National Geographic, tingkatan klasifikassi mkhluk hidup terdiri dari tujuh tingkatan, yaitu:

  • Kingdom

Tingkatan tertinggi pada klasifikasi makhluk hidup. Binatang diklasifikasikan kingdom animalia, sedangkan tumbuhan masuk dalam tumbuhan kingdom plantae.

Baca juga: Bertema Khusus, Kebun Raya Ini Tampilkan Tumbuhan Adat dan Herbal Bali

Filum atau divisi

Filum berarti keluarga besar. Ciri-ciri kingdom akan dikelompokkan menjadi beberapa filum. Beberapa contohnya filum arthopoda dengan ciri-ciri memiliki kaki tebal dan kuku yang keras. Filum spermatophyta atau tumbuhan berbiji.

  • Kelas

Tingkatan di bawah filum. Jika tumbuhan atau hewan memiliki filum yang sama maka akan dimasukkan dalam kelas yang sama.

Tumbuhan dikenal dengan dua kelas, yaitu biji berkeping satu dan biji berkeping dua. Sedangkan hewan tentu memiliki banyak kelas, salah satunya kelas mamalia.

  • Ordo

Berada di bawah kelas. Penamaan ordo tumbuhan biasanya ditambai kata -ales di bagian belakang. Jika pada hewan tidak ada ciri tertentu.

  • Famili atau keluarga

Biasanya terdapat suatu kelompok yang berkerabat serta memiliki beberapa kesamaan ciri. Pada tumbuhan nama famili akan berakhiran -aceae. Sedangkan pada hewan berakhiran -idae. Contohnya Rosaceae atau keluarga mawar dan Falidae atau keluarga kucing.

Baca juga: Fakta Unik, Tumbuhan Memasuki Fase Defensif saat Hujan Datang

  • Genus

Nama ini diambil dari makhluk hidup atau berbagai kata. Nama genus diawali dengan huruf capital.

  • Species atau jenis

Menjadi satuan dasar untuk sistem klasifikasi. Spesies merupakan tingkatan terendah dalam sistem klasifikasi. Spesies merupakan makhluk hidup yang melakukan reproduksi dengan sesamanya untuk menghasilkan keturunan.


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X