Defisit Anggaran: Faktor, Dampak, dan Cara Mengatasinya

Kompas.com - 20/12/2019, 18:00 WIB
Ilustrasi anggaran. TOTO SIHONOIlustrasi anggaran.

KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) mencatat defisit transaksi berjalan pada triwulan III 2019 sebesar 7,7 miliar dollar AS atau turun 2,7 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Lebih rendah dibandingkan defisit pada triwulan sebelumnya yang mencapai 8,2 miliar dollar AS atau 2,9 persen dari PDB.

Sebenarnya apa pengertian defisit anggaran?

Diambil dari buku Kebijaksanaan Fiskal dan Moneter (1993) karya Umar Basalim, secara umum defisit adalah situasi pengeluaran lebih besar dibandingkan pemasukan dalam hal keuangan. Baik dalam lingkup suatu organisasi maupun negara.

Defisit juga bisas diartikan kekurangan keuangan dalam kas sebagai akibat pengeluaran yang lebih besar daripada penghasilan.

Baca juga: Penyerapan Anggaran Masih 74 Persen, Anies Sebut karena Pemasukan Turun

Keadaan defisit suatu negara bisa ditutupi dengan memaksimalkan berbagai sumber keuangan negara, baik dari dalam maupun luar negeri.

Faktor penyebab defisit

Beberapa faktor dapat mempengaruhi keadaan keuangan suatu negara, diantaranya:

  • Daya beli masyarakat rendah

Rendahnya daya beli masyarakat terhadap produk maupun jasa untuk kebutuhan sehari-hari bisa memicu terjadinya defisit anggaran.

Misalnya pembelian sembako, BBM, transportasi, dan listrik yang tidak begitu banyak pemasukan.

Keadaan ini membuat pemerintah harus memberikan subsidi terhadap berbagai kebutuhan agar masyarakat berpenghasilan rendah dapat membeli kebutuhan tersebut.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber kemenkeu
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peraturan Perundang-Undangan: Pengertian dan Fungsinya

Peraturan Perundang-Undangan: Pengertian dan Fungsinya

Skola
Mengenal Proses Pencernaan

Mengenal Proses Pencernaan

Skola
Angin: Pengertian, Faktor, dan Jenisnya

Angin: Pengertian, Faktor, dan Jenisnya

Skola
Mengenal Kelenjar Pencernaan

Mengenal Kelenjar Pencernaan

Skola
UUD 1945, Konstitusi Pertama Indonesia

UUD 1945, Konstitusi Pertama Indonesia

Skola
Angin Musim dan Jenisnya

Angin Musim dan Jenisnya

Skola
Angin Lokal dan Jenisnya

Angin Lokal dan Jenisnya

Skola
Seni Lukis: Pengertian, Teknik dan Alat

Seni Lukis: Pengertian, Teknik dan Alat

Skola
Cara Memakai dan Melepas Masker yang Benar

Cara Memakai dan Melepas Masker yang Benar

Skola
Jenis-jenis Hujan: Orografis, Konveksi, dan Frontal

Jenis-jenis Hujan: Orografis, Konveksi, dan Frontal

Skola
Perjuangan Indonesia Sesudah 1908

Perjuangan Indonesia Sesudah 1908

Skola
Kalor: Pengertian, Pengaruh, dan Rumusnya

Kalor: Pengertian, Pengaruh, dan Rumusnya

Skola
Perjuangan Indonesia Sebelum 1908

Perjuangan Indonesia Sebelum 1908

Skola
Pemuaian dan Jenisnya

Pemuaian dan Jenisnya

Skola
Termometer dan Jenisnya

Termometer dan Jenisnya

Skola
komentar
Close Ads X