Makna Sumpah Palapa

Kompas.com - 20/12/2019, 13:00 WIB
Patung Mahapatih Gajah Mada Shutterstock.comPatung Mahapatih Gajah Mada

KOMPAS.com - Sumpah palapa adalah sumpah yang diikrarkan oleh Patih Gajah Mada.

Sumpah itu berbunyi "Lamun huwus kalah Nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring gurun, ring Seran, Tanjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, Samana isun amukti palap."

Artinya, "Jika telah mengalahkan Nusantara, saya (baru akan) melepaskan puasa. Jika mengalahkan Gurun, Seram, Tanjung Pura, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, demikian saya (baru akan) melepaskan puasa."

Sumpah itu diucapkan Gajah Mada saat upacara pengangkatan menjadi Patih Amangkubumi Majapahit.

Sosok Gajah Mada

Dilansir dari Encyclopaedia Britannica (2015), Gajah Mada diyakini telah menyatukan seluruh kepulauan. Ia dikenal sebagai orang yang fasih, tajam bicaranya, jujur dan berpikir jernih.

Baca juga: Sumpah Palapa Gajah Mada, Apa Sebenarnya Maknanya?

Ia dilahirkan sebagai orang biasa. Puncaknya, ia naik jabatan atas kecerdasan dan kesetiaannya kepada Raja Jayanagara yang berkuasa waktu itu.

Gajah Mada adalah seorang ksatria dan punya kegigihan untuk bisa mempersatukan Nusantara. Ia juga rendah hati, rajin berpikir, dan sungguh-sungguh.

Masa Keemasan

Sumpah Patih Gajah Mada yang ingin menaklukan seluruh kepulauan Majapahit banyak diejek para menteri-menteri Kerajaan Majapahit.

Penyatuan Nusantara ini mampu dilaksanakan pada masa pemerintahan Hayam Wuruk atau selama masa jabatan 21 tahun (1336-1357).

Gajah Mada dengan gigih mampu mewujudkan sumpahnya itu. Dibantu oleh Adityawarman dan Laksamana Nala yang memimpin angkatan laut Kerajaan Majapahit bertugas mengawasi perairan.

Baca juga: Bhayangkara Dipilih dari Nama Pasukan Elite Majapahit Pimpinan Mahapatih Gajah Mada

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia

Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia

Skola
Peninggalan Zaman Praaksara

Peninggalan Zaman Praaksara

Skola
Kehidupan Zaman Praaksara

Kehidupan Zaman Praaksara

Skola
Air Tanah: Pengertian, Proses, dan Manfaatnya

Air Tanah: Pengertian, Proses, dan Manfaatnya

Skola
Drama: Pengertian, Jenis dan Unsurnya

Drama: Pengertian, Jenis dan Unsurnya

Skola
Jenis dan Dampak Mobilitas Sosial

Jenis dan Dampak Mobilitas Sosial

Skola
Bentuk Negara dan Bentuk Pemerintahan: Pengertian dan Macamnya

Bentuk Negara dan Bentuk Pemerintahan: Pengertian dan Macamnya

Skola
Hakikat Negara

Hakikat Negara

Skola
Rawa: Pengertian, Ciri-ciri, dan Manfaatnya

Rawa: Pengertian, Ciri-ciri, dan Manfaatnya

Skola
Jenis-jenis Danau Berdasarkan Proses Terbentuknya

Jenis-jenis Danau Berdasarkan Proses Terbentuknya

Skola
Pengertian dan Fungsi Danau

Pengertian dan Fungsi Danau

Skola
Kenapa Seminggu Ada Tujuh Hari?

Kenapa Seminggu Ada Tujuh Hari?

Skola
Apa itu Kleptomania?

Apa itu Kleptomania?

Skola
Mengapa Bangsawan disebut Darah Biru?

Mengapa Bangsawan disebut Darah Biru?

Skola
Mengapa Kucing Mengubur Kotorannya?

Mengapa Kucing Mengubur Kotorannya?

Skola
komentar
Close Ads X