Pembagian Waktu di Indonesia, WIB, WITA dan WIT

Kompas.com - 14/12/2019, 19:30 WIB
Indonesia GOOGLE MAPSIndonesia

KOMPAS.com - Indonesia membagi waktunya menjadi tiga. Ada Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia bagian Timur (WIT) dan Waktu Indonesia bagian Tengah (WITA).

Pembagian ini dipengaruhi luasnya wilayah Indonesia. Luasnya sekitar 1,9 juta kilometer persegi.

Letak geografisnya 96 derajat dari bujur timur sampai 141 derajat bujur timur. Bentangan yang luas itu yang membuat adanya pembagian waktu berbeda di Indonesia.

Diambil dari arsip resmi Direktorat Jenderal Peraturan dan Perundang-undangan Kementerian Hukum dan HAM, pembagian waktu ini juga sesuasai Keputusan Presiden Nomor 41 tahun 1987. 

Kepres tersebut menyatakan NKRI terbagi ke dalam tiga Zona waktu yakni Waktu Indonesia Barat, Waktu Indonesia Tengah maupun Waktu Indonesia Timur.

Waktu Indonesia Barat (WIB)

Wilayah Indonesia yang berada di zona waktu tersebut adalah, Jawa, Sumatera, Kalimantan bagian tengah dan barat, hingga Madura.

Baca juga: Diplomat: Terlalu Dini, Pembentukan Zona Waktu Asia Tenggara

Untuk provinsinya, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, DIY, Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara.

Kemudian Kepulauan Riau, Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Bangka Belitung Lampung, Bengkulu, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.

Waktu Indonesia bagian Barat ini salah satu pembagian waktu di Indonesia yang ada digaris 1-5 derajat bujur timur. Pemberdaaan waktu dengan wilayah zona bagian tengah selama satu jam.

Dengan wilayah di bagian timur, perbedaan waktunya itu dua jam.

Waktu Indonesia bagian Tengah (WITA)

WITA berada pada garis 120 derajat bujur timur. Wilayah yang masuk dalam zona waktu ini adalah, Bali, Kalimantan bagian Utara, Timur dan Selatan, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pameran: Pengertian, Tujuan, Manfaat dan Fungsi

Pameran: Pengertian, Tujuan, Manfaat dan Fungsi

Skola
Mengenal Pewaris Sifat pada Makhluk Hidup

Mengenal Pewaris Sifat pada Makhluk Hidup

Skola
Masalah Pemerintah Indonesia di Bidang Ekonomi

Masalah Pemerintah Indonesia di Bidang Ekonomi

Skola
Harga: Pengertian, Konsep, Tujuan, dan Metodenya

Harga: Pengertian, Konsep, Tujuan, dan Metodenya

Skola
Arti Penting Bhinneka Tunggal Ika

Arti Penting Bhinneka Tunggal Ika

Skola
Mengenal Sistem Ekskresi Manusia

Mengenal Sistem Ekskresi Manusia

Skola
Pemberdayaan Komunitas: Pengertian, Proses, Prinsip, dan Contohnya

Pemberdayaan Komunitas: Pengertian, Proses, Prinsip, dan Contohnya

Skola
Perubahan Kenampakan Langit

Perubahan Kenampakan Langit

Skola
5 Kebijakan Indonesia Untuk Atasi Masalah Ekonomi

5 Kebijakan Indonesia Untuk Atasi Masalah Ekonomi

Skola
Kebugaran Jasmani: Pengertian dan Manfaat

Kebugaran Jasmani: Pengertian dan Manfaat

Skola
Keberagaman Dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika

Keberagaman Dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika

Skola
Alat Optik: Arti dan Contohnya

Alat Optik: Arti dan Contohnya

Skola
Pembukaan UUD 1945: Makna dan Pokok Pikiran

Pembukaan UUD 1945: Makna dan Pokok Pikiran

Skola
Penerapan Ekonomi Mikro di Indonesia

Penerapan Ekonomi Mikro di Indonesia

Skola
Perjanjian Renville: Latar Belakang, Isi, dan Kerugian bagi Indonesia

Perjanjian Renville: Latar Belakang, Isi, dan Kerugian bagi Indonesia

Skola
komentar
Close Ads X