Ekspor: Pengertian dan Manfaatnya

Kompas.com - 11/12/2019, 14:52 WIB
Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo (Kiri) saat melakukan inspeksi terhadap komoditas ekspor pakan ternak di Dermaga 1 Anjungan, Jakarta Utara, Rabu (27/11/2019). KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAMenteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo (Kiri) saat melakukan inspeksi terhadap komoditas ekspor pakan ternak di Dermaga 1 Anjungan, Jakarta Utara, Rabu (27/11/2019).

KOMPAS.com - Menurut definisi dan fungsinya, ekspor adalah bentuk perdagangan internasional. Ekspor terjadi ketika barang yang diproduksi di satu negara dikirim ke negara lain untuk dijual atau diperdagangkan.

Ekspor penting bagi perekonomian negara. Karena penjualan komoditas menambah pendapatan kotor negara.

Pengertian ekspor

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ekspor adalah pengiriman barang dagangan ke luar negeri. Mengekspor adalah mengirimkan barang dagangan ke luar negeri.

Pengekspor adalah pedagang besar yang mengirimkan barang-barang dagangan ke luar negeri. Pengeksporan adalah proses, cara, perbuatan mengirim barang dagangan ke luar negeri.

Baca juga: Ekspor China Melemah, Harga Minyak Dunia Turun

Sedangkan menurut Kamus Oxford, eskpor (kata kerja) adalah kegiatan mengirimkan barang maupun jasa ke negara lain untuk dijual. Ekspor (kata benda) adalah sebuah komoditas, artikel atau layanan yang dijual di luar negeri.

Kebalikan dari ekspor yaitu impor adalah pemasukan barang dan sebagainya dari luar negeri.

Ekspor dalam perdagangan luar negeri

Istilah ekspor impor merupakan transaksi perdagangan internasional (international trade) atau bisnis internasional (international business).

Perdagangan internasional adalah perdagangan yang melibatkan para pihak lebih dari satu negara.

Adrian Sutedi dalam Hukum Ekspor Impor (2014) menjelaskan bahwa perdagangan internasional terutama dilaksanakan melalui perjanjian jual beli.

Perjanjian jual beli internasional dikenal dengan perjanjian ekspor impor.

Baca juga: Susi Pudjiastuti soal Ekspor Benih Lobster: Astagfirullah, Tak Boleh Kita Kufur...

Pada perkembangan perdagangan internasional, cara pembayaran dengan uang tunai dianggap kurang aman.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Jenis Demokrasi di Dunia

8 Jenis Demokrasi di Dunia

Skola
Uang: Pengertian, Sejarah, Fungsi dan Jenisnya

Uang: Pengertian, Sejarah, Fungsi dan Jenisnya

Skola
Bank Umum dan BPR: Perbedaan dan Persamaannya

Bank Umum dan BPR: Perbedaan dan Persamaannya

Skola
Jumlah Negara di Dunia

Jumlah Negara di Dunia

Skola
Bank Umum: Fungsi, Peran, dan Jenisnya

Bank Umum: Fungsi, Peran, dan Jenisnya

Skola
Bank: Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya

Bank: Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya

Skola
Hubungan Bahasa dan Dialek

Hubungan Bahasa dan Dialek

Skola
Pengertian Konstitusi

Pengertian Konstitusi

Skola
Dialek: Pengertian, Asal-Usul, dan Ragamnya

Dialek: Pengertian, Asal-Usul, dan Ragamnya

Skola
Teks Ulasan: Pengertian, Struktur, Kaidah dan Langkah Menyusun

Teks Ulasan: Pengertian, Struktur, Kaidah dan Langkah Menyusun

Skola
Bahasa: Pengertian, Fungsi, dan Manfaatnya

Bahasa: Pengertian, Fungsi, dan Manfaatnya

Skola
Susunan Panitia Pameran Seni Rupa

Susunan Panitia Pameran Seni Rupa

Skola
Ancaman bagi Integrasi Nasional

Ancaman bagi Integrasi Nasional

Skola
Perbedaan Demokrasi Langsung dan Tidak Langsung

Perbedaan Demokrasi Langsung dan Tidak Langsung

Skola
Kerja Sama dalam Berbagai Bidang Kehidupan

Kerja Sama dalam Berbagai Bidang Kehidupan

Skola
komentar
Close Ads X