Kompas.com - 06/12/2019, 16:01 WIB
Foto atmosfer bumi National Aeronautics and Space Administration (NASA)Foto atmosfer bumi

KOMPAS.com - Langit atau atmosfer punya berbagai fungsi yang menjaga kehidupan di bumi.

Di atmosfer, hujan terbentuk sehingga kita punya air. Di atmosfer juga, panas dari matahari diperangkap sehingga kita tidak membeku.

Dikutip dari situs National Aeronautics and Space Administration atau NASA, atmosfer terdiri dari enam lapisan. Pembagian ini didasarkan pada perbedaan temperatur di atmosfer.

Berikut enam lapisan atmosfer dan fungsinya masing-masing:

1. Troposfer

Lapisan ini paling dekat dengan permukaan bumi. Letaknya 8 sampai 14 kilometer dari permukaan bumi.

 Baca juga: Pemanasan Global, Mineral Ini Bisa Serap Karbon Dioksida di Atmosfer

Tropos berasal dari bahasa Yunani kuno yang artinya berubah. Dinamakan Tropos karena aktivitas di lapisan ini yang terus berubah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Cuaca yang berubah-ubah, angin, udara yang kita hirup, dan awan, ada di troposfer. Bahkan, tiga perempat massa atmosfer ada di troposfer.

Makin ke atas, udara makin dingin.

2. Stratosfer

Setelah troposfer, ada stratosfer. Batas lapisan ini sampai di ketinggian 50 kilometer dengan tebal mencapai 35 kilometer. Namanya berasal dari kata Strat yang artinya lapisan.

Jadi, di lapisan stratosfer masih ada lapisan lagi. Kebalikan troposfer, udara di lapisan bawah stratosfer dingin dan semakin panas ketika di atas.

 Baca juga: Berjemur Tak Masalah, Asal Waspadai Radiasi Sinar Ultraviolet

Tidak adanya awan di stratosfer membuat lapisan ini kering dan tak bergejolak. Itu sebabnya pesawat jet memilih terbang di lapisan ini.

Selain itu, di lapisan ini ada ozon. Ozon adalah senyawa yang menangkal radiasi ultraviolet (UV) dari matahari yang merusak. Tanpa perlindungan ozon, kita tak akan sanggup hidup di bumi.

3. Mesosfer

Naik ke atas lagi, ada mesosfer. Diberi nama meso atau tengah karena posisinya di tengah. Tebalnya sekitar 35 kilometer atau terletak di ketinggian 50 kilometer sampai 85 kilometer.

Udara di lapisan ini sangat tipis sehingga kita tidak bisa bernapas jika sampai di lapisan ini. Namun ada lebih banyak gas selain oksigen di lapisan ini.

 Baca juga: Rahasia Alam Semesta: Perbedaan Asteroid, Komet, dan Meteor

Lalu, apa fungsi mesosfer? Pernah melihat meteor atau bintang jatuh kan? Nah, benda-benda langit yang menuju bumi, dibakar oleh gas yang ada di mesosfer.

Sama seperti troposfer, makin tinggi di mesosfer, suhu makin dingin.


Sumber NASA
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.