6 Gas Rumah Kaca

Kompas.com - 06/12/2019, 15:59 WIB
Ilustrasi efek gas rumah kaca Encyclopaedia BritannicaIlustrasi efek gas rumah kaca

KOMPAS.com - Gas rumah kaca kerap dituding sebagai penyebab perubahan iklim atau pemanasan global. Apa benar gas rumah kaca adalah gas jahat yang merusak bumi?

Dikutip dari situs National Aeronautics and Space Administration atau NASA, gas rumah kaca adalah gas-gas di atmosfer bumi yang berfungsi menangkap panas.

Atmosfer bumi terdiri dari sekitar 78 persen nitrogen, 21 persen oksigen, dan 1 persen gas lainnya. Sebagian gas-gas dalam 1 persen itu termasuk gas rumah kaca.

Baca juga: Ahli: Permukaan Laut Tetap Naik Dramatis Meski Gas Rumah Kaca Dibatasi

Gas rumah kaca menjaga kestabilan temperatur bumi. Manusia, hewan, serta tumbuhan bisa hidup.

Namun terlalu banyak gas rumah kaca tentu tak baik. Sebab, bumi bisa terlalu panas atau yang kini kita sebut sebagai pemanasan global.

Sayangnya, selama 200 tahun terakhir, manusia menghasilkan gas rumah kaca terlalu banyak. Kebiasaan buruk itu membuat bumi kini terancam rusak.

Apa saja gas-gas yang memicu terjadinya pemanasan global? Bagaimana dampaknya bagi bumi? Berikut enam gas rumah kaca yang utama:

Uap air adalah air dalam bentuk gas. Air dari darat dan lautan menguap karena terkena panas matahari lalu menjadi awan di langit.

Baca juga: Nestlé Targetkan Nol Emisi Gas Rumah Kaca pada 2050

Air yang terkandung di awan itu akan turun kembali ke darat dan laut menjadi hujan. Proses ini memberi efek dingin.

Gas ini terdiri dari karbon dan oksigen. Karbon dioksida ada di sekitar kita. selain dari proses pernafasan, karbon dioksida datang dari makhluk hidup yang membusuk.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber NASA
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sumber Energi Pasang Surut Air Laut

Sumber Energi Pasang Surut Air Laut

Skola
Pemanfaatan Gaya dalam Kehidupan Sehari-hari

Pemanfaatan Gaya dalam Kehidupan Sehari-hari

Skola
Sejarah Hari Lahir Pancasila

Sejarah Hari Lahir Pancasila

Skola
Manfaat Gaya Gesek dan Kerugiannya

Manfaat Gaya Gesek dan Kerugiannya

Skola
Mengapa Burung Bisa Terbang Tetapi Manusia Tidak?

Mengapa Burung Bisa Terbang Tetapi Manusia Tidak?

Skola
8 Arah Mata Angin

8 Arah Mata Angin

Skola
Mengapa Kita Terasa Pusing Saat Tubuh Diputar-putar?

Mengapa Kita Terasa Pusing Saat Tubuh Diputar-putar?

Skola
Mengapa Bangunan Roboh Saat Gempa Bumi?

Mengapa Bangunan Roboh Saat Gempa Bumi?

Skola
Limbah Organik, Limbah yang Berasal dari Makhluk Hidup

Limbah Organik, Limbah yang Berasal dari Makhluk Hidup

Skola
Mengapa Matahari Selalu Mengikuti Kita?

Mengapa Matahari Selalu Mengikuti Kita?

Skola
Hand Sanitizer vs Sabun, Lebih Efektif Mana?

Hand Sanitizer vs Sabun, Lebih Efektif Mana?

Skola
Kalahnya Pasukan Mongol di Tanah Jawa

Kalahnya Pasukan Mongol di Tanah Jawa

Skola
Sejarah Parasut: Sketsa dari Leonardo da Vinci

Sejarah Parasut: Sketsa dari Leonardo da Vinci

Skola
Sejarah Kota Surabaya

Sejarah Kota Surabaya

Skola
Burung Merpati Jadi Simbol Pengiriman Surat

Burung Merpati Jadi Simbol Pengiriman Surat

Skola
komentar
Close Ads X