Biografi Soepomo, Perumus Pancasila dan UUD 1945

Kompas.com - 06/12/2019, 15:59 WIB
Soepomo bersama teman-temannya di Belanda. Prof. Mr. Dr. R. Supomo (1977)Soepomo bersama teman-temannya di Belanda.

Soepomo lagi-lagi menuai prestasi dengan menamatkan Rechtscool pada 1923 dengan hasil yang memuaskan.

Pada 16 Mei 1923, ia diangkat sebagai pegawai negeri dengan penempatan Pengadilan Negeri di Sragen, kota tempat kakeknya, RT Wirjodiprodjo menjabat sebagai Bupati Nayaka Kabupaten Sragen.

Baca juga: Asal-usul Indonesia, dari Catatan Bung Hatta sampai Peran STOVIA

Pekerjaan yang disenanginya itu harus ditinggalkannya pada 12 Agustus 1924. Saat itu, Soepomo mendapat programstudieopdracht atau pertukaran pelajar.

Belajar pergerakan di Belanda

Di usia 21 tahun, Soepomo mengejar cita-citanya menjadi ahli hukum dengan menimba ilmu di Fakultas Hukum di Universiteit Leiden. Ia memperdalam diri dalam peminatan hukum adat.

Di sana, Soepomo juga bergabung dengan organisasi Indonesische Vereniging atau Perhimpunan Indonesia. Perkumpulan yang berubah menjadi organisasi politik itu mengajarkan nilai-nilai pergerakan untuk kemerdekaan kepada Soepomo.

Selain aktif di pergerakan, Soepomo juga aktif di kesenian. Jiwa seninya terlihat dari tariannya yang berbakat. Lewat berbagai pentas, Soepomo ingin menunjukkan Indonesia adalah bangsa dengan peradaban yang tinggi.

Keahlian menari itu diwarisi dari seorang pangeran keraton bernama Sumodiningrat. Soepomo bahkan sempat menari dalam pagelaran di Paris pada 1926.

Baca juga: Keraton Kartasura, Istana yang Menjadi Pemakaman

Setahun kemudian, pada 14 Juni 1927, Soepomo meraih gelar Meester in de rechtern (Mr) atau magister hukum dengan predikat summa cum laude.

Disertasinya yang berjudul De Reorganisatie van het Agrarisch stelsel in het Gewest Soerakarta juga membuatnya langsung meraih gelar doktor. Semua diraih dalam usia 24 tahun.

Kendati sibuk sekolah, Soepomo muda tetap tak lupa pada pujaan hatinya semasa sekolah di Solo. Takdir mengantarkannya bertemu kembali dengan Raden Ajeng Kushartati.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alat dan Bahan Menggambar Ilustrasi

Alat dan Bahan Menggambar Ilustrasi

Skola
Perbedaan Lemak Jenuh dan Lemak Tak Jenuh

Perbedaan Lemak Jenuh dan Lemak Tak Jenuh

Skola
Fungsi, Sumber, dan Metabolisme Karbohidrat

Fungsi, Sumber, dan Metabolisme Karbohidrat

Skola
Contoh Pantun Teka-Teki

Contoh Pantun Teka-Teki

Skola
Nama Binatang dalam Bahasa Inggris

Nama Binatang dalam Bahasa Inggris

Skola
Contoh Teks Anekdot beserta Strukturnya

Contoh Teks Anekdot beserta Strukturnya

Skola
Contoh Announcement

Contoh Announcement

Skola
Cara Membaca Jam dalam Bahasa Inggris

Cara Membaca Jam dalam Bahasa Inggris

Skola
Degradasi Lingkungan Hidup: Definisi dan Faktor Penyebab

Degradasi Lingkungan Hidup: Definisi dan Faktor Penyebab

Skola
Contoh Modifier dalam Bahasa Inggris

Contoh Modifier dalam Bahasa Inggris

Skola
Pelestarian Lingkungan Hidup: Definisi dan Tujuan

Pelestarian Lingkungan Hidup: Definisi dan Tujuan

Skola
Unsur Laut: Suhu, Warna, dan Kadar Garam

Unsur Laut: Suhu, Warna, dan Kadar Garam

Skola
Perbedaan Fotosintesis dan Respirasi

Perbedaan Fotosintesis dan Respirasi

Skola
Bukti-Bukti Peristiwa Fotosintesis

Bukti-Bukti Peristiwa Fotosintesis

Skola
Cara Membuat Grafik Fungsi Trigonometri

Cara Membuat Grafik Fungsi Trigonometri

Skola
komentar
Close Ads X