Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Logam dari Luar Planet Bumi Ditemukan di Harta Karun Kuno

Kompas.com - 10/06/2024, 05:00 WIB
Monika Novena,
Resa Eka Ayu Sartika

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Di tengah tumpukan harta karun emas berkilauan dari Zaman Perunggu Iberia, sepasang artefak mungkin merupakan benda yang paling berharga.

Kenapa bisa begitu?

Baca juga: Logam Apa yang Paling Berat?

Benda yang merupakan gelang kusam dan artefak berbentuk setengan bola berkarat yang dihiasi emas, menurut temuan para peneliti bukan terbuat dari logam dari bawah tanah melainkan besi dari meteorit yang jatuh dari langit.

Penemuan yang dipimpin oleh pensiunan kepala konservasi di Museum Arkeologi Nasional Spanyol, Salvador Rovira-Llorens, terungkap dalam sebuah makalah yang diterbitkan pada bulan Januari lalu.

Temuan ini pun menunjukkan bahwa teknologi dan teknik pengerjaan logam di Iberia 3000 tahun yang lalu jauh lebih maju daripada yang kita duga.

Tumpukan harta karun yang disebut harta karun Villena ini ditemukan pada tahun 1963 di tempat yang sekarang disebut Alicante di Spanyol.

Sejak itu, benda-benda tersebut dianggap sebagai salah satu contoh paling penting pengolahan logam dari Zaman Perunggu di Semenanjung Iberia dan seluruh Eropa.

Namun, mengutip Science Alert, Selasa (4/6/2024) menentukan usia benda-benda tersebut agak sulit dilakukan karena benda memiliki ketidakcocokan antara material dengan penanggalan sejarah.

Misalnya seperti ini, gelang punya penampakan seperti terbuat dari besi.

Sementara di Semenanjung Iberia, peleburan besi baru dimulai sekitar 850 SM. Sedangkan artefak berbentuk setengah bola yang dihiasi emas berumur antara 1500 hingga 1200 SM. Hal tersebut tentu membingungkan peneliti.

Baca juga: Bagaimana Manusia Prasejarah Mengolah Logam?

Namun bijih besi dari kerak bumi bukanlah satu-satunya sumber besi yang dapat ditempat.

Ada sejumlah artefak besi pra-Zaman Besi di seluruh dunia yang ditempa dari bahan meteorit.

Salah satu yang paling terkenal adalah belati besi meteorit milik Firaun Tutankhamun.

Nah, ada cara untuk membedakan besi dari meteorit dan besi yang digali dari dalam tanah.

Jadi para peneliti meminta izin Museum Arkeologi Kota Villena yang menyimpan benda itu untuk bisa melakukan pengujian.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com