Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apakah Penderita Diabetes Boleh Mendonasikan Darah?

Kompas.com - 04/02/2024, 19:38 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

Sumber Healthline

KOMPAS.com - Mendonasikan darah adalah hal yang sangat berarti dan bermanfaat karena bisa menyelamatkan nyawa siapa saja yang membutuhkan darah.

Mendonasikan darah juga memiliki manfaat bagi kesehatan emosional dan fisik. Menurut laporan Mental Health Foundation, donor darah dapat memperoleh sejumlah manfaat seperti mengurangi stres, meningkatkan kesejahteraan emosional, bermanfaat bagi kesehatan fisik, dan membantu menghilangkan perasaan negatif.

Meski demikian, tidak semua orang bisa mendonasikan darah. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar seseorang dapat lolos dalam screening donasi darah.

Apakah penderita diabetes bisa mendonasikan darah?

Jika seseorang menderita diabetes dan ingin mendonasikan darah, umumnya hal ini aman untuk dilakukan. Penderita diabetes tipe 1 dan tipe 2 berhak memberikan darah.

Baca juga: Apakah Tahu Bisa Menurunkan Risiko Penyakit Diabetes?

Namun, mereka harus mengelola diabetes yang diidap dengan benar dan menjaga kesehatan sebelum mendonasikan darah. Mengelola diabetes dengan benar berarti harus menjaga kadar gula darah yang sehat.

Pasien diabetes perlu mewaspadai kadar gula darah sepanjang hari dan memastikan ia mengonsumsi makanan bergizi dan berolahraga dengan cukup. Menjalani gaya hidup sehat akan berkontribusi untuk menjaga kadar gula darah dalam kisaran yang sehat.

Dokter mungkin juga meresepkan obat-obatan tertentu untuk membantu mengelola diabetes. Obat-obatan ini seharusnya tidak memengaruhi kemampuan seseorang untuk mendonasikan darah.

Jika ingin mendonasikan darah tetapi khawatir dengan diabetes yang diderita, sebaiknya bicarakan dengan dokter terlebih dahulu untuk memastikan keamanannya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Healthline
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com