Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/04/2023, 10:02 WIB
Monika Novena,
Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Beberapa waktu yang lalu, Badan Antariksa Eropa (ESA) berhasil meluncurkan misi JUICE ke Jupiter, planet terbesar di Tata Surya. Wahana antariksa itu dijadwalkan akan mencapai Jupiter tahun 2031.

Lantas, mengapa wahana antariksa memerlukan waktu lama untuk mencapai Jupiter?

Dikutip dari IFL Science, Selasa (25/4/2023) panjang perjalanan ke Jupiter atau planet mana pun sangat bergantung dengan apa yang akan dilakukan di sana.

Jika hanya terbang lintas seperti yang dilakukan wahana luar angkasa Voyager atau Pioneer 10 dan 11, dan New Horizons, itu bisa dilakukan dalam waktu kurang dari dua tahun.

Akan tetapi, jika ingin melakukan banyak hal dalam misi eksplorasi luar angkasa, seperti memasuki orbit mengelilingi planet, wahana antariksa harus memilih rute yang lebih panjang. Ini pada akhirnya berpengaruh pada kecepatan yang diperlukan.

Jika ingin mengorbit di sekitar Jupiter seperti yang dilakukan JUICE, wahana antariksa harus memiliki lebih dari apa yang bisa diberikan roket saat meluncurkan misi, dalam hal ini yang dimaksud adalah perubahan kecepatan.

Baca juga: Pertama Kali, Gas dari Asteroid Ryugu Diambil Wahana Antariksa Hayabusa 2

Bagi misi Juice, memanfaatkan semua kekuatan dari roket Ariane 5 tidak akan memungkinkan mendapatkan perubahan kecepatan yang cukup. Wahana antariksa ini harus menggunakan kecepatan orbit dari planet.

"Bagaimana kita mendapatkan perubahan kecepatan tambahan ini, kami menggunakan manuver bantuan gravitasi. Ini satu-satunya cara yang kami temukan untuk mendapatkan kecepatan ekstra," ungkap Ignacio Tanco, manajer operasi JUICE.

"Metode ini sangat bisa diterapkan tetapi menyiratkan pula bahwa misi harus terbang dengan cara tertentu untuk mencapai orbit," kata Tanco.

Saat wahana antariksa terbang melewati sebuah planet, berkat bantuan gravitasi, itu menghilangkan sebagian dari kecepatan orbit planet tersebut.

Ketika berbicara tentang JUICE, ia akan melewati Venus sekali dan Bumi tiga kali, dengan yang terakhir terjadi pada April 2029, lebih dari dua tahun sebelum mencapai Jupiter.

Banyak hal yang harus dilakukan wahana antariksa JUICE di sekitar Jupiter dan tim menghemat semua bahan bakarnya supaya dapat melakukan pekerjaan ini, meski harus menunggu sedikit lebih lama untuk mencapai planet tersebut.

Baca juga: Wahana Antariksa Lucy NASA Menuju Asteroid Trojan Jupiter, Ini Misi yang Dilakukan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com