Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 11/01/2023, 16:00 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Tubuh kita membutuhkan air agar tetap berfungsi dengan baik. Oleh sebab itu, kita harus mendapatkan asupan cairan dalam jumlah cukup, baik dari air minum maupun makanan.

Meski air sangat penting, minum air secara berlebihan juga tidak baik untuk tubuh dan kesehatan.

Pasalnya, ginjal manusia hanya dapat mengeluarkan 0,8 hingga 1,0 liter air per jam sehingga asupan air yang berlebihan dapat mengganggu keseimbangan elektrolit tubuh.

Apa yang terjadi jika terlalu banyak minum air putih?

Kelebihan asupan air bisa dialami oleh orang yang olahraga berat atau latihan intensif. Ketika seseorang minum air dalam jumlah berlebihan dan sel-sel di otaknya mulai membengkak, tekanan di dalam tengkoraknya pun akan meningkat. 

Baca juga: Apa yang Terjadi pada Tubuh Jika Terlalu Banyak Minum Kopi?

Melansir Medical News Today, terlalu banyak minum air putih dapat membuat tubuh mengalami gejala keracunan air, yang meliputi:

  • Sakit kepala
  • Mual
  • Muntah

Kasus keracunan air yang parah dapat menimbulkan gejala yang lebih serius, seperti:

  • Rasa kantuk
  • Kelemahan otot atau kram
  • Peningkatan tekanan darah
  • Penglihatan ganda
  • Disorientasi 
  • Ketidakmampuan untuk mengidentifikasi informasi sensorik
  • Sulit bernafas

Jika terjadi penumpukan cairan di otak, yang disebut edema serebral, ini dapat mempengaruhi batang otak dan menyebabkan disfungsi sistem saraf pusat.

Baca juga: Apa yang Terjadi pada Tubuh Jika Terlalu Banyak Minum Kopi?

Dalam kasus yang parah, terlalu banyak minum hingga menyebabkan keracunan air dapat mengakibatkan kejang, kerusakan otak, koma, dan bahkan kematian.

Berapa banyak air putih yang harus diminum setiap hari?

Ilustrasi minum air putih SHUTTERSTOCK Ilustrasi minum air putih

Mengutip Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, orang dewasa dianjurkan minum air putih sebanyak 8 gelas berukuran 230 ml per hari atau setara dengan 2 liter.

Penting juga untuk diingat bahwa makanan yang kita makan, seperti sayur atau buah, juga mengandung air.

Melansir Healthline, jumlah air yang perlu kita minum dapat bervariasi dan kiranya setara dengan jumlah air yang dikeluarkan ginjal.

Baca juga: Apa yang Terjadi pada Tubuh jika Terlalu Banyak Makan Buah?

Penting juga untuk diingat bahwa kebutuhan air bervariasi menurut jenis kelamin, cuaca, tingkat aktivitas, dan kesehatan secara keseluruhan. 

Situasi seperti panas ekstrem, aktivitas berat, dan sakit demam mungkin menuntut tubuh untuk mendapatkan lebih banyak asupan cairan daripada biasanya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com