Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 11/01/2023, 09:01 WIB
Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas

Penulis

KOMPAS.com - Tidur siang ternyata terbukti bermanfaat memulihkan energi dan menghilangkan lelah. Namun, ahli menyarankan agar waktu tidur siang tidak terlalu lama.

Tidur siang dengan waktu yang cukup, tidak terlalu lama, dapat membuat tubuh terasa segar dan siap kembali memulai aktivitas.

Lantas, berapa lama waktu tidur siang yang sehat dan dianjurkan?

Seperti dikutip dari Live Science, Rabu (11/1/2023), manfaat tidur siang dapat memulihkan tubuh dari kelelahan.

Namun, menurut Morgan, profesor psikologi emeritus Loughborough University, Inggris, tidur siang dapat memberikan efek yang berbeda pada setiap orang, tergantung dari tujuan orang melakukan tidur siang.

Misalnya, pada saat seseorang merasa lelah karena kurang tidur di malam hari, maka tidur siang bisa berguna bagi kesehatan.

Baca juga: Apakah Tidur Siang Baik untuk Tubuh?

Morgan menyebutnya sebagai 'nafsu makan siang', dan di sisi lain sebagai 'tidur siang kompensasi', yakni saat seseorang kurang tidur, maka aktivitas tersebut akan dapat membantu mengkalibrasi ulang tingkat molekul yang disebut adenosin.

Sebab, tingkat adenosin yang lebih rendah akan meningkatkan kewaspadaan, sementara tingkat adenosin yang lebih tinggi akan dapat meningkatkan rasa kantuk.

Hans Van Dongen, direktur Sleep and Performance Research Center Washington State University, mengatakan bahwa beberapa tidur siang memberikan manfaat, namun di sisi lain efek tidur siang juga dapat membuat orang merasa jauh lebih segar.

Kondisi ini dikenal sebagai inersia tidur, yakni keadaan fisiologis gangguan kinerja kognitif yang dapat terjadi segera setelah tidur malam dan tidur siang.

"Gangguan sementara, disorientasi, dan berkurangnya kewaspadaan dapat terjadi setelah bangun dari periode tidur apa pun, dan membutuhkan waktu, biasanya sekitar 15 menit, untuk menghilang," kata Van Dongen.

Ia menambahkan bahwa biasanya bukan masalah ketika orang punya waktu untuk membiarkan inersia tidur berlalu, namun ini bisa menjadi masalah pada orang yang sedang menelepon atau perlu waspada secara optimal segera setelah bangun, yang sering kali terjadi pada orang yang tidur siang.

Baca juga: Jangan Tidur Siang Lebih dari 1 Jam, Berisiko Buruk untuk Kesehatan

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com