Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/12/2022, 16:02 WIB


KOMPAS.com - Harimau Tasmania (Thylacinus cynocephalus) merupakan marsupial besar yang memiliki belang seperti harimau. Belum lama ini, bukti baru menunjukkan tubuh harimau Tasmania terakhir ditemukan di sebuah museum.

Mamalia berkantung ini pernah ditemukan di seluruh Australia dan terbatas di Tasmania pada awal abad ke-20, sebelum akhirnya dinyatakan punah.

Setelah itu tak diketahui apakah ada tubuh harimau Tasmania yang diketahui disimpan oleh pihak tertentu.

Hingga kini akhirnya peneliti berhasil menemukan tubuh harimau terakhir yang berupa kulit dan kerangka hewan diawetkan di lemari museum di Tasmania. Bahkan bagian kulit spesimen masih memperlihatkan bulu-bulunya.

Dikutip dari Science Alert, Rabu (7/12/2022), harimau Tasmania itu diketahui ditangkap secara ilegal oleh seorang pemburu bernama Elias Churchill pada bulan Mei 1936.

Baca juga: Harimau Tasmania Punah sejak 1936, Ilmuwan Berencana Bangkitkan Hewan Ini

Harimau Tasmania itu kemudian diam-diam dijual ke Kebun Bintanag Beaumaris yang sekarang sudah tutup. Namun hanya beberapa bulan, hewan itu kemudian mati.

Harimau Tasmania yang sudah mati tersebut lantas dipindahkan ke museum namun spesimen itu tidak diberi label secara khusus sehingga membuatnya hilang selama lebih dari 85 tahun.

"Selama bertahun-tahun, banyak kurator museum dan peneliti mencari sisa-sisanya tanpa hasil. Karena tak ada materi harimau Tasmania yang berasal dari tahun 1936 yang tercatat sehingga diasumsikan tubuhnya telah dibuang," kata Robert Paddle, seorang psikolog komparatif dari Australian Catholic University.

Temuan tubuh harimau Tasmania ini bermula ketika Paddle bersama Kathryn Medlock, kurator kehormatan di Museum dan Galeri Seni Tasmania (TMAG) menemukan laporan yang tak dipublikasikan tertanggal 1936/37.

Dalam laporan itu tertulis bahwa bukti tubuh harimau Tasmania yang mati pada tahun 1936, individu terakhir yang diketahui hidup dari jenisnya telah diberikan kepada TMAG.

Baca juga: Usai 80 Tahun, Harimau Tasmania Disinyalir Muncul dari Kepunahan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+