Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/12/2022, 12:05 WIB

KOMPAS.com - Jumlah penyandang diabetes di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2019 angka penyandang diabetes di Indonesia mencapai 10,7 juta jiwa dan saat ini telah meningkat hampir dua kali lipat, hanya dalam waktu dua tahun.

Berdasarkan data International Diabetes Foundation, Indonesia menempati peringkat ke-5 dengan jumlah penyandang diabetes terbesar di dunia.

Ada banyak faktor penyebab prevalensi diabetes di Indonesia terus meningkat, di antaranya kurangnya pemahaman terkait pentingnya deteksi dini, menerapkan sedentary lifestyle, hingga pola konsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat.

Baca juga: Cara Mencegah Diabetes dengan Batasi Konsumsi Gula Harian

Apa itu diabetes?

Diabetes melitus (DM) adalah suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein sebagai akibat terganggunya fungsi hormon insulin dalam tubuh.

Terganggunya fungsi insulin dapat disebabkan oleh defisiensi produksi hormon insulin dalam kelenjar pankreas, atau karena kurang responsifnya sel-sel tubuh terhadap insulin.

Dokter spesialis penyakit dalam konsultan endokrinologi, metabolik, dan diabetes RS Pondok Indah – Bintaro Jaya, dr Leny Puspitasari, Sp. PD-KEMD mengatakan, kadar gula darah yang tinggi dapat menimbulkan berbagai gangguan dalam tubuh, baik pada pembuluh darah besar, pembuluh darah kecil, dan juga saraf.

“Apabila tidak dikendalikan, kadar gula darah tinggi tersebut dapat menimbulkan gangguan kesehatan dan komplikasi yang fatal,” kata dr Leny dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (7/12/2022).

Baca juga: Gejala Umum Diabetes Melitus dari Sering Lapar hingga Berat Badan Turun

Ketahui Manfaat dan Jenis Olahraga yang Cocok untuk Penderita Diabetes Ketahui Manfaat dan Jenis Olahraga yang Cocok untuk Penderita Diabetes

Mencegah komplikasi diabetes

Beberapa komplikasi yang dapat terjadi akibat diabetes adalah gangguan saraf, gangguan ginjal, penyakit pembuluh darah seperti stroke, hingga serangan jantung. Karena itu, sangat penting untuk mengendalikan diabetes.

Lalu, apa saja yang bisa dilakukan untuk mengendalikan diabetes?

Ada tiga langkah yang bisa dilakukan untuk mengendalikan diabetes dan mencegah komplikasi diabetes, yakni sebagai berikut.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+