Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 13/11/2022, 16:00 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Kanker adalah penyakit ketika abnormal dalam tubuh tumbuh di luar kendali dan membentuk tumor. 

Kanker ovarium adalah tumor kanker yang terbentuk di jaringan ovarium, yakni sepasang kelenjar reproduksi wanita yang membuat sel telur dan hormon wanita.

Memperhatikan kesehatan reproduksi sangat penting untuk mencegah penyakit ini atau masalah reproduksi lainnya.

Apa saja gejala kanker ovarium?

Kanker ovarium mungkin tidak menimbulkan tanda atau gejala di tahap awal. 

Pada saat penderita mengalami tanda atau gejala, ini seringkali kanker sudah berkembang ke tahap lanjut.

Baca juga: 3 Penyebab Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)

Dilansir dari Medline Plus, gejala kanker ovarium yang umum adalah:

  1. Nyeri, bengkak, atau perasaan tertekan di perut atau panggul
  2. Tiba-tiba atau sering ingin buang air kecil
  3. Kesulitan makan atau merasa kenyang
  4. Benjolan di daerah panggul
  5. Masalah pencernaan, seperti gas, kembung, atau sembelit

Apa penyebab kanker ovarium?

Dilansir dari Cleveland Clinic, sebenarnya, penyebab kanker ovarium belum diketahui. 

Namun, beberapa orang mungkin memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker ovarium jika memiliki:

  1. Riwayat keluarga dengan kanker ovarium atau mewarisi mutasi gen (BRCA1 atau BRCA2)
  2. Belum pernah hamil
  3. Mengidap endometriosis
  4. Memiliki kanker payudara, rahim atau kolorektal 

Baca juga: 3 Fungsi Utama Ovarium, Bukan Hanya Menghasilkan Ovum

Ada juga peningkatan risiko terkena kanker ovarium seiring bertambahnya usia. 

Faktor risiko lainnya adalah sindrom Lynch. Gangguan ini menurun melalui keluarga dan dapat meningkatkan risiko terkena kanker usus besar. 

Sindrom Lynch terkait dengan banyak jenis kanker lainnya. Jika seseorang memiliki sindrom Lynch, risiko ia terkena kanker lain pun meningkat. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com