Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/11/2022, 13:00 WIB

KOMPAS.com - Pada musim hujan, ada banyak penyakit yang mengintai kesehatan Anda dan keluarga.

Hal ini karena suhu udara menjadi lebih dingin dan memudahkan virus untuk berkembang biak dan berpindah tempat, sementara sistem kekebalan tubuh manusia bekerja lebih lemah pada suhu yang dingin.

Belum lagi jika terjadi banjir pada saat musim hujan, bakter dan virus penyebab penyakit menyebar lebih cepat.

Berikut adalah lima penyakit yang sering menyerang saat musim hujan dan perlu diwaspadai, seperti dipaparkan oleh dr. Kristanti Diliasari, Dokter Umum dari RS Pondok Indah - Pondok Indah:

Baca juga: Apa Itu Petir? Fenomena yang Muncul Saat Hujan Deras

1. Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)

Ilustrasi pilek, cara menghilangkan pilek dengan cepat, obat pilek, obat pilek alami. Shutterstock/New Africa Ilustrasi pilek, cara menghilangkan pilek dengan cepat, obat pilek, obat pilek alami.

Penyakit yang paling sering menyerang pada saat musim hujan adalah ISPA. Ini mencakup batuk pilek, radang tenggorokan hingga Covid-19.

Hal ini karena mikroorganisme penyebab ISPA menjadi semakin mudah berkembang biak dan menyebar ketika kandungan air di udara meningkat pada musim hujan.

2. Diare

Selain ISPA, penyakit yang sering terjadi pada musim hujan adalah diare. Gejala penyakit ini adalah gangguan buang air besar dengan konsistensi lembek atau cair dan intensitas yang lebih sering dari biasanya.

Diare disebabkan oleh kontaminasi bakteri atau virus pada saluran pencernaan.

Baca juga: Bahaya Demam Berdarah Dengue di Musim Hujan, Apa Saja yang Perlu Diwaspadai?

Pada kondisi hujan dan banjir, akses terhadap air bersih, sanitasi lingkungan dan kebersihan diri menurun. Selain itu, akses makanan yang higienis juga menjadi semakin lebih sulit. Alhasil, risiko terkena diare pun meningkat.

3. Demam tifoid

Demam tifoid adalah penyakit akut yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi.

Bakteri ini biasanya ditemukan pada makanan atau minuman yang terkontaminasi, dan juga dapat ditularkan dari orang yang terinfeksi jika kebersihan tidak dijaga.

4. Demam berdarah

Ilustrasi nyamuk demam berdarah dengue (DBD). Waspada bahaya demam berdarah dengue yang cenderung meningkat saat musim hujan.Shutterstock/Tacio Philip Sansonovski Ilustrasi nyamuk demam berdarah dengue (DBD). Waspada bahaya demam berdarah dengue yang cenderung meningkat saat musim hujan.

Pada saat musim hujan, kasus demam berdarah juga menjadi semakin marak.

Hal ini karena hujan menyebabkan banyak genangan air yang menjadi tempat bagi nyamuk untuk berkembang biak, termasuk nyamuk aedes aegypti yang membawa virus dengua penyebab demam berdarah.

Baca juga: Amankah Air Hujan Diminum? Studi Jelaskan

5. Leptospirosis

Penyakit lain yang lebih jarang diketahui padahal mengancam saat musim hujan adalah leptospirosis, penyakit yang ditandai dengan kulit kekuningan, mukosa mengering, demam tinggi, sakit kepala, hingga diare atau sembelit.

Leptospirosis disebabkan oleh kuman leptospira yang berbentuk spiral kecil disebut spirochaeta. Bakteri yang menyebar melalui urine tikus ini dapat menembus kulit atau lapisan-lapisan kulit dalam (mukosa) manusia normal dan menginfeksi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+