Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 20/10/2022, 18:00 WIB
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com - Sakit kepala umum terjadi pada awal kehamilan. Kondisi ini biasanya akan membaik seiring bertambahnya usia kehamilan.

Sakit kepala saat hamil tidak membahayakan bayi, tetapi bisa membuat sang ibu merasa tidak nyaman.

Sakit kepala saat hamil bisa juga menjadi gejala pre-eklampsia, yang dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak dipantau dan diobati. 

Pre-eklampsia biasanya dimulai setelah kandungan berusia 20 minggu.

Baca juga: Cara Mengobati Sakit Kepala di Malam Hari

Penyebab sakit kepala saat hamil

Dilansir dari Johns Hopkins Medicine, penyebab pasti sakit kepala saat hamil sebenarnya tidak pasti. 

Pada trimester pertama, perubahan kadar hormon dan volume darah mungkin menjadi penyebabnya. 

Sakit kepala yang tumpul dan menyeluruh dapat disertai dengan stres, lemas, dan kelelahan mata. 

Sakit kepala sinus lebih mungkin terjadi karena hidung tersumbat dan pilek yang umum terjadi pada awal kehamilan. 

Wanita hamil yang mengalami mual dan muntah di awal kehamilan bisa mengalami dehidrasi. Ini juga bisa menyebabkan sakit kepala.

Baca juga: 9 Cara Mengobati Sakit Kepala dan Mual

Cara mengobati sakit kepala saat hamil 

Dilansir dari National Health Service (NHS), parasetamol adalah pilihan pertama untuk mengobati sakit kepala bagi kebanyakan orang.

Namun, demi keamanan, jika hendak mengonsumsi parasetamol saat hamil, konsumsilah dalam waktu sesingkat mungkin.

Di samping itu, konsultasikan dengan dokter mengenai dosis parasetamol yang aman dikonsumsi wanita hamil dan waktu penggunaannya.

Ada beberapa obat penghilang rasa sakit yang harus dihindari selama kehamilan, seperti obat yang mengandung kodein dan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen, kecuali jika diresepkan oleh dokter.

Baca juga: Penyebab Sakit Kepala Berdenyut dan Cara Mengatasinya di Rumah

Wanita hamil juga dapat mengubah gaya hidup untuk membantu mencegah dan mengobati sakit kepala, seperti:

  • Konsumsi banyak cairan untuk mencegah dehidrasi
  • Cukup tidur
  • Istirahat dan rileks.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+