Kompas.com - 07/10/2022, 10:05 WIB

KOMPAS.com - Dengan akar tertanam kuat di dalam tanah, daun-daunnya menyerap sinar matahari, dan mendapatkan cukup air, pohon bisa tumbuh sangat besar dan tinggi.

Namun demikian, menurut para ilmuwan, pohon tak bisa terus bertambah tinggi selamanya. Secara teoritis, ketinggian maksimum pohon adalah antara 122 hingga 130 meter.

Lalu, bagaimana dengan pohon tertinggi di dunia saat ini? Berapa tingginya?

Baca juga: Mengenal Apa Itu Pohon dan Ciri-cirinya

Pohon tertinggi di dunia

Saat ini ada beberapa pohon tertinggi di dunia yang tersebar di berbagai Negara. Berikut tiga di antaranya:

1. Hyperion

Pohon tertinggi di dunia adalah pohon redwood (Sequoia sempervirens) yang menjulang di atas garis pantai Taman Nasional Redwood, di California Utara.

Pohon ini dikenal sebagai Hyperion. Ketika terakhir kali diukur pada 2019, tingginya telah mencapai 116,07 meter. Tingginya lebih tinggi dari gedung 35 lantai.

Pohon ini pertama kali ditemukan pada tahun 2006, oleh Chris Atkins dan Michael Taylor, bagian dari tim peneliti yang pada saat itu berjalan-jalan di hutan California untuk berburu pohon tertinggi. Saat ditemukan, tinggi Hyperion 115,5 m.

Di sekitar waktu yang sama, tim peneliti juga menemukan pohon tertinggi kedua dan ketiga, yaitu Helios, yang saat itu tingginya 114,7 m dan Icarus, yang tingginya 113,1 m.

Hyperion diperkirakan berusia antara 700 hingga 800 tahun. Dan jika bukan karena kerusakan di bagian atas pohon karena burung pelatuk, Hyperion diyakini akan tumbuh lebih tinggi lagi.

Baca juga: Penting bagi Kehidupan, Ada Berapa Banyak Pohon di Bumi?

2. Centurion

Centurion adalah pohon Eucalyptus regnans individual tertinggi yang diketahui di dunia; artinya itu adalah pohon tertinggi dari salah satu spesies pohon tertinggi di dunia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa M 6,2 di Jember, Terasa hingga Yogyakarta

Gempa M 6,2 di Jember, Terasa hingga Yogyakarta

Fenomena
Membangun 'Scientific GLAM'

Membangun "Scientific GLAM"

Oh Begitu
Apa Makanan Ikan Louhan?

Apa Makanan Ikan Louhan?

Oh Begitu
Amlodipine, Pahami Kegunaan dan Aturan Minumnya

Amlodipine, Pahami Kegunaan dan Aturan Minumnya

Oh Begitu
Dinosaurus Baru Ditemukan, Mirip Angsa Bergigi dengan Ekor Panjang

Dinosaurus Baru Ditemukan, Mirip Angsa Bergigi dengan Ekor Panjang

Fenomena
Dikira Benda Suci, Ukiran Burung Hantu dari Zaman Tembaga Ini Ternyata Mainan Anak

Dikira Benda Suci, Ukiran Burung Hantu dari Zaman Tembaga Ini Ternyata Mainan Anak

Oh Begitu
Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Fenomena
Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Oh Begitu
Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Oh Begitu
5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Oh Begitu
Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Oh Begitu
4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

Oh Begitu
Apa Makanan Ikan Piranha?

Apa Makanan Ikan Piranha?

Oh Begitu
Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Fenomena
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.