Kompas.com - 30/09/2022, 19:02 WIB


KOMPAS.com - Memiliki sayap yang indah dan berwarna-warni, kupu-kupu ternyata tak sekadar serangga yang dapat memperindah taman. Dalam eksosistem di Bumi, manfaat kupu-kupu sangatlah penting.

Di seluruh dunia ada lebih dari 28.000 spesies kupu-kupu. Serangga ini hidup dan berkembang biak di berbagai habitat.

Kupu-kupu bisa dijumpai di lingkungan seperti hutan, hutan rawa asin, kawasan hutan bakau, hutan-hutan di dataran rendah, lahan basah, pegunungan hingga di padang rumput. Habitat kupu-kupu cenderung spesifik, artinya, beberapa spesies kupu-kupu hanya dapat ditemukan di tempat-tempat tertentu seperti di daerah pesisir atau pegunungan.

Dikutip dari World Atlas, Jumat (30/9/2022) peran kupu-kupu di ekosistem adalah sebagai serangga penyerbuk. Sebab, kupu-kupu memakan nektar yang kaya akan gula yang dihasilkan oleh bunga, bagian dalam buah yang matang dan getah pohon.

Saat mencari makan, kupu-kupu akan lebih menyukai bunga-bunga besar dengan warna-warni kelopak yang mencolok.

Ketika mengambil nektar, kaki kupu-kupu akan menyentuh serbuk sari pada bunga. Serbuk sari yang mengumpul di kaki mereka akan ikut terbawa saat kupu-kupu terbang dan hingga ke bunga atau tanaman yang lain.

Beginilah cara kupu-kupu melakukan penyerbukan pada tumbuhan. Seperti inilah salah satu manfaat kupu-kupu untuk ekosistem planet ini.

Baca juga: Mengapa Sayap Kupu-kupu Berwarna-warni? Sains Jelaskan

Lantas, apa saja manfaat kupu-kupu dalam ekosistem di Bumi?

1. Manfaat kupu-kupu sebagai indikator lingkungan sehat

Di dalam suatu ekosistem, keberadaan kupu-kupu sangat penting, yakni sebagai indikator liar untuk menentukan lingkungan sehat.

Alasannya, kupu-kupu dapat memberikan gambaran tentang kesehatan tentang suatu ekosistem pada waktu tertentu.

Serangga ini akan secara alami bertanggung jawab untuk meningkatkan keanekaragaman hayati suatu ekosistem.

Lingkungan yang sehat dan dapat menarik kupu-kupu juga akan subur bagi pertumbuhan tanaman, serta menjadi habitat yang cocok bagi hewan lain. Di antara hewan yang tertarik ke habitat milik kupu-kupu adalah invertebrata lainnya.

Kupu-kupu adalah serangga yang sensitif terhadap ancaman dan perubahan lingkungan, seperti perusakan habitat dan perubahan iklim.

Perubahan perilaku kupu-kupu atau penurunan populasi kupu-kupu secara tiba-tiba dalam suatu ekosistem atau lingkungan, akan menjadi peringatan akan datangnya bencana lingkungan atau kemungkinan hilangnya habitat bagi hewan lain.

Manfaat kupu-kupu dalam hal ini dapat menjadi sinyal peringatan pada rusaknya ekosistem. Kepekaan kupu-kupu terhadap perubahan iklim dan lingkungan, membuat para peneliti memanfaatkan kupu-kupu untuk memantau perubahan iklim dan mengamati fragmentasi habitat.

Baca juga: Kupu-kupu dan Ulat Apakah Sama?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.