Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 15/09/2022, 10:33 WIB
The Conversation,
Shierine Wangsa Wibawa

Tim Redaksi

Bisakah manusia bernafas di Mars? - Jack J., umur 7, Alexandria, Virginia, Amerika Serikat

Dan bahkan jika kehidupan tidak ada lagi di Mars, mungkin itu terjadi miliaran tahun yang lalu, ketika memiliki atmosfer yang lebih tebal, lebih banyak oksigen, suhu yang lebih hangat dan sejumlah besar air ditemukan di permukaan

Itulah salah satu tujuan misi penjelajah Mars Perseverance NASA – untuk mencari tanda-tanda kehidupan Mars di masa lampau. Itulah mengapa misi tersebut mencari di dalam batuan Mars untuk menemukan fosil organisme yang pernah hidup – kemungkinan besar, kehidupan primitif, seperti mikroba Mars.

Baca juga: Kepadatan Tulang Astronot Menurun Setelah Perjalanan Luar Angkasa, Ini Penyebabnya

Membuat sendiri oksigen

Di antara tujuh instrumen di kapal rover Perseverance adalah MOXIE, perangkat luar biasa yang mengeluarkan karbon dioksida dari atmosfer Mars dan mengubahnya menjadi oksigen.

Jika MOXIE bekerja seperti yang diharapkan para ilmuwan, astronot masa depan tidak hanya akan membuat oksigen mereka sendiri; mereka bisa menggunakannya sebagai komponen bahan bakar roket yang mereka perlukan untuk terbang kembali ke Bumi.

Semakin banyak oksigen yang dapat dihasilkan manusia di Mars, semakin sedikit yang harus mereka bawa dari Bumi – dan semakin mudah bagi pengunjung untuk pergi ke sana. Tetapi bahkan dengan oksigen yang dibuat sendiri, astronot masih membutuhkan pakaian antariksa.

Saat ini, NASA sedang mengerjakan teknologi baru yang diperlukan untuk mengirim manusia ke Mars. Itu bisa terjadi dalam dekade berikutnya, mungkin sekitar akhir 2030-an. Pada saat itu, kamu sudah besar dan mungkin jadi salah satu manusia yang pertama menginjakkan kaki di Mars.

Phylindia Gant

Ph.D. Student in Geological Sciences, University of Florida

Amy J. Williams

Assistant Professor of Geology, University of Florida

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com