Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kuda Nil Diusulkan Masuk Daftar Hewan Paling Terancam Punah di Dunia

Kompas.com - 05/08/2022, 17:30 WIB
Monika Novena,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

Sumber Guardian

KOMPAS.com - Beberapa pihak mengusulkan kuda nil untuk masuk ke dalam daftar hewan paling terancam punah di dunia, karena populasi yang berkurang akibat krisis iklim, perburuan, dan perdagangan gading yang ditemukan di gigi taring mereka.

Selain perdagangan gading dan bagian hewan lainnya, mereka terancam karena hilangnya dan degradasi habitat, serta efek pemanasan global.

Kuda nil juga diperdagangakan secara legal untuk tujuan komersial dan piala berburu di bawah Cites, Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Fauna dan Flora Liar yang Terancam Punah.

Baca juga: Kuda Nil Semprotkan Kotoran saat Dengar Suara Asing Kuda Nil Lain

Namun kini, seperti dikutip dari Guardian, Jumat (5/8/2022) menjelang Cites Cop berikutnya di Panama pada November tahun ini, 10 negara Afrika barat termasuk Togo, Gabon, dan Mali telah mengusulkan, agar kuda nil diberikan perlindungan tertinggi di bawah Cites.

Perlindungan ini dilakukan dengan mendaftarkan mereka di bawah lampiran I konvensi.

Setelah proposal tersebut, sekretariat Cites akan memberikan penilaian untuk melihat apakah kuda nil memenuhi kriteria apendiks I dan menghasilkan rekomendasi berdasarkan bukti ahli.

Kuda nil sendiri sudah terdaftar sebagai spesies apendiks II, yang berarti mereka belum tentu terancam punah, tetapi bisa menjadi demikian bila perdagangannya tak diatur.

Jika pengajuan usulan disetujui, itu berarti larangan internasional terhadap perdagangan bagian tubuh kuda nil akan berlaku untuk membantu mencegah penurunan populasi spesies.

Dari tahun 2009 hingga 2018 diperkirakan setidaknya ada 77.579 bagian kuda nil diperdagangkan secara legal.

Sementara itu pada tahun 2016, kuda nil diklasifikasikan sebagai rentan terhadap kepunahan dalam daftar merah IUCN dengan penurunan lokal terutama di Afrika Barat.

Hal itu meningkatkan kekhawatiran tentang kelangsungan hidup spesies di 38 negara Afrika di mana hewan tersebut hidup.

Kuda nil merupakan mamalia semi-akuatik ini ditemukan di danau dan sungai di Afrika sub-Sahara dengan perkiraan polulasi 115.000-130.000.

Hewan ini juga salah satu hewan darat terberat di dunia. Jantannya sendiri dapat memiliki berat hingga 1800 kg dan mereka sering ditemukan dalam kelompok besar.

Baca juga: Kotoran Kuda Nil Bikin Ekosistem Afrika Terancam Tercemar, Kok Bisa?

Halaman:
Baca tentang
Sumber Guardian
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com