Planet Bumi Super di Zona Layak Huni Katai Merah Terdeteksi, Seperti Apa?

Kompas.com - 03/08/2022, 08:03 WIB


KOMPAS.com - Teleskop Subaru menangkap exoplanet atau planet ekstrasurya di zona layak huni katai merah. Planet Bumi Super ini dinamai Ross 508b.

Planet Ross 508b ini memiliki massa sekitar empat kali Bumi dan berada di dekat zona layak huni.

Dilansir dari Phys, Selasa (2/8/2022), planet Bumi Super ini diperkirakan dapat menahan air di permukaannya, dan di masa depan akan menjadi target penting untuk diamati.

Penelitian tentang exoplanet telah membuat kemajuan besar dalam beberapa tahun terakhir sejak penemuan planet raksasa di sekitar bintang yang mirip dengan Matahari.

Saat ini, para peneliti sedang fokus pada bintang katai merah, yang memiliki massa lebih rendah dari Matahari kita. Bintang katai merah tersebut memiliki massa tiga perempat dari bintang di galaksi kita dan jumlahnya cukup banyak di sekitar Tata Surya kita.

Penemuan planet Bumi Super

Penemuan exoplanet, Bumi Super, di dekat bintang ini, dengan pengamatan mendetail tentang atmosfer dan lapisan permukaannya, memungkinkan untuk dapat membahas ada atau tidaknya kehidupan di lingkungan yang sangat berbeda dengan Tata Surya kita.

Kendati demikian, katai merah ini cahayanya sangat redup, karena suhu permukaannya yang rendah kurang dari 4.000 derajat.

Baca juga: 2 Planet Bumi Super Ditemukan Astronom Mengorbit Bintangnya, Berpotensi Layak Huni?

Sementara itu, pencarian planet sebelum planet Bumi Super ini, menggunakan spektrometer cahaya tampak hanya menemukan beberapa planet di sekitar katai merah yang sangat dekat, seperti Proxima Centauri b.

Katai merah ini adalah bintang dengan suhu permukaan di bawah 3.000 derajat dan merupakan katai merah tipe akhir.

Pencarian planet dengan menggunakan metode transit telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Metode ini mendeteksi perubahan kecerahan bintang saat planet melintas di depan bintang, tidak memerlukan foton sebanyak metode Doppler spektroskopi.

Pencarian planet transit dengan TESS (Transiting Exoplanet Survey Satellite) dapat mendeteksi planet terestrial di sekitar katai merah yang relatif berat (katai merah tipe awal).

Planet Bumi Super pertama yang ditemukan Teleskop Subaru

Pusat Astrobiologi di Jepang saat ini telah berhasil mengembangkan IRD (InfraRed Doppler Instrument), spektograf inframerah presisi tinggi pertama di dunia untuk teleskop kelas 8 meter.

Perangkat ini dipasang pada Teleskop Subaru yang dapat mendeteksi goyangan menit dalam kecepatan bintang. Perangkat inilah kemudian mendeteksi keberadaan planet Bumi Super di zona layak huni di sekitar bintang katai merah.

Baca juga: Planet Luar Tata Surya Bumi Super Paling Ekstrem Ternyata Punya Lautan Lava

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber PHYSORG
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.