Kompas.com - 29/07/2022, 10:30 WIB

KOMPAS.comArapaima adalah ikan air tawar raksasa yang berasal dari Sungai Amazon. Beratnya bisa mencapai 200 kilogram dan saat ini sudah ditemukan di perairan Indonesia.

Taksonomi

Klasifikasi ilmiah arapaima adalah sebagai berikut:

  • Kingdom: Animalia
  • Filum: Chordata
  • Kelas: Actinopterygii
  • Ordo: Osteoglossiformes
  • Famili: Arapaimidae
  • Genus: Arapaima
  • Spesies: Arapaima gigas

Morfologi tubuh

Arapaima adalah salah satu ikan air tawar terbesar di dunia. Panjang ikan ini bisa mencapai 4,5 meter dengan berat 200 sampai 220 kilogram. Tubuh arapaima berwarna abu kehitaman dengan aksen jingga kemerahan dekat ekornya. Bentuk kepala arapaima lebar dan bertulang.

Masyarakat sekitar Sungai Amazon dan Brazil menyebut ikan ini dengan piracucu yang dalam bahasa Tupi berarti ikan merah.

Sistem pernapasan arapaima sangat unik karena dengan badan yang besar, insangnya sangat kecil. Ikan ini bisa menggunakan mulutnya untuk bernapas dan berfungsi sebagai paru-paru.

Dengan sistem pernapasan seperti ini, arapaima tidak menemukan masalah jika memasuki perairan yang padat vegetasi dengan kadar oksigen rendah. Bahkan, arapaima bisa bertahan hidup hingga 24 jam di luar air.

Perilaku dan makanan

Arapaima adalah ikan omnivora yang memakan hewan dan tumbuhan. Ketika makan, arapaima membuka mulutnya dan menyedot makhluk hidup di sekitarnya. Makanannya meliputi ikan kecil, serangga, dan buah-buahan.

Namun, ikan ini tidak boleh diremehkan karena arapaima adalah predator yang ganas. Ia bahkan bisa loncat dari dalam air untuk menangkap hewan yang dekat dengan permukaan air, seperti burung, kadal, atau hewan primata yang sedang bergantungan di pohon.

Baca juga: Video Viral Ikan Raksasa Arapaima Ditemukan Warga Garut, Apakah Berbahaya?

Reproduksi

Pada musim panas dan ketinggian air menurun, arapaima betina akan membangun sarang untuk telurnya di atas pasir menggunakan siripnya. Sarangnya berukuran panjang 70 sentimeter dan kedalaman 25 sentimeter.

Ikan arapaima mulai bereproduksi pada musim hujan atau banjir di Sungai Amazon. Sekali bertelur, arapaima bisa menghasilkan sepuluh hingga ribuan telur.

Yang mengambil peran untuk menjaga telur-telurnya adalah arapaima jantan. Arapaima jantan akan menjaga telur tersebut dalam sarangnya. Jika ada predator, ikan jantan akan membawa telur tersebut di dalam mulutnya ke tempat yang lebih aman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.