Kompas.com - 27/07/2022, 19:30 WIB

KOMPAS.com - Meski seringkali dianggap sepele, merokok baik konvensional (kretek) maupun elektrik (vape) bisa berdampak buruk bagi kesehatan saraf dan otak, terutama pada perokok usia anak-anak.

Dokter spesialis saraf di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON), dr Adisresti Dwiyacitta, Sp.N mengatakan menjelaskan bahwa hal ini karena nikotin yang terkandung pada rokok menyerupai beberapa neurotransmitter atau zat yang mengirimkan sinyal ke otak.

Kemiripan nikotin dengan neurotransmitter yang bernama asetilkolin membuat sinyal yang dikirimkan ke otak meningkat. Untuk mengimbangi peningkatan sinyal ini, otak lantas akan cara menurunkan reseptor asetilkolin.

Alhasil, otak pun menjadi bertoleransi terhadap nikotin, sehingga membutuhkan nikotin terus-menerus dalam jumlah yang lebih banyak.

Baca juga: Pengakuan Anak di Citayam Fashion Week, Sudah Merokok sejak 11 Tahun

Keinginan untuk menggunakan atau memakai nikotin secara terus menerus ini bisa berbahaya karena otak anak-anak terus berkembang hingga usia sekitar 25 tahun.

“Nikotin dapat mengganggu perkembangan otak remaja,” kata Adisresti kepada Kompas.com, Selasa (26/7/2022).

Berikut adalah 7 efek bahaya rokok terhadap otak remaja:

1. Rokok mengganggu pembentukan sinaps

Ketika seseorang membentuk suatu memori baru atau mempelajari skill (keahlian) baru, terbentuk koneksi kuat (sinaps) antara sel-sel otak.

Sinaps iadalah tempat terjadinya perpindahan atau transfer sinyal saraf di otak. Sinaps ini bisa diibaratkan sebagai sinyal saraf yang berperan menghantarkan listrik, sedangkan neuron adalah kabel tempat listrik mengalir di otak.

Otak remaja seharusnya membentuk sinaps lebih cepat dibandingkan otak orang dewasa. Namun, pada perokok anak, pembentukan sinaps menjadi terganggu.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.