Kompas.com - 07/07/2022, 19:02 WIB


KOMPAS.com- Hiu megalodon adalah salah satu predator terbesar yang pernah hidup. Saat megalodon masih hidup, maka cemilan favoritnya adalah ikan paus sperma, terutama pada bagian hidung.

Nama ilmiah predator purba hiu megalodon adalah Otodus megalodon. Sebelumnya hiu ini pernah dikenal dengan nama Carcharolon megalodon.

Hiu Megalodon diketahui hidup sejak 20 tahun lalu dan menjadi ikan yang mendominasi kehidupan laut kala itu. Sayangnya ikan ini sudah punah sekitar 1,6 juta tahun lalu.

Dilansir dari Live Science, Selasa (5/7/2022), hidung paus sperma menjadi makanan ringan atau cemilan favorit hiu megalodon, bahkan digemari juga oleh predator lainnya.

Hal itu diketahui dari analisis baru fosil tengkorak paus yang dipelajari oleh para ahli.

Paus sperma (Physeter macrocephalus) juga dikenal dengan sebutan Paus Kepala Kotak. Paus sperma adalah paus bergigi terbesar dengan sebaran habitat paling luas dibandingkan semua spesies mamalia laut.

Mengenai ikan paus sperma yang menjadi cemilan favorit hiu megalodon ini juga ditunjukkan dari beberapa penemuan fosil yang telah berhasil dianalisis oleh ahli. Seperti yang dilakukan oleh para ilmuwan di Peru.

Baca juga: Hiu Megalodon di Puncak Rantai Makanan Juga Memangsa Predator Lain

Para ilmuwan tersebut melihat dan mengobservasi serangkaian tengkorak milik paus punah yang hidup selama bagian akhir zaman Miosen (23 juta hingga 5,3 juga tahun yang lalu).

Fosil tengkorak paus sperma yang dianalisis para ilmuwan ini adalah koleksi Museum Sejarah Alam di Lima.

Tengkorak telah dikumpulkan dari Formasi Pisco di Peru Selatan dan berumur sekitar 7 tahun yang lalu, selama Miosen itu.

Dalam fosil tengkorak paus tersebut, mereka menemukan bayak bekas gigitan yang ditinggalkan oleh beberapa spesies hiu, termasuk hiu megalodon raksasa.

Selain gigitan hiu megalodon raksasa, diyakini juga ada bekas gigitan hiu putih besar (Carcharodon carcharias) dan hiu mako (Isurus).

Dari 7 fosil tengkorak yang dianalisis, tim menemukan pola bekas gigitan di enam tengkorak.

Beberapa hanya memiliki sedikit bekas gigitan, sementara yang lain menunjukkan hingga 18 lubang yang berkerumun di sekitar wajah paus.

Baca juga: Apakah Hiu Megalodon Benar-benar Sudah Punah?

Halaman Selanjutnya
Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.