Kompas.com - 04/07/2022, 12:02 WIB
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com – Luka bakar derajat dua merupakan luka bakar yang lebih serius yang memengaruhi lapisan luar kulit dan lapisan berikutnya atau dermis.

Luka bakar derajat dua atau luka bakar sebagian bisa sangat menyakitkan dan biasanya membutuhkan waktu beberapa minggu untuk sembuh.

Luka bakar derajat juga bisa lebih berbahaya jika mengenai area tubuh yang luas, memengaruhi persendian, wajah, tangan, atau alat kelamin, dan terjadi pada orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Penyebab luka bakar derajat dua

Dilansir dari Medical News Today, luka bakar derajat dua dapat disebabkan oleh sumber-sumber panas fisik, di antaranya adalah:

Baca juga: Pertolongan Pertama Luka Bakar, Jangan Pakai Odol

  • Terbakar sinar Matahari dalam waktu yang lama
  • Benda-benda yang panas, seperti kompor.
  • Bahan pemutih.
  • Produk pembersih.

Cedera yang tidak disengaja juga bisa menjadi faktor umum yang menyebabkan luka bakar derajat dua, misalnya tidak sengaja menyentuh kompor yang panas.

Gejala luka bakar derajat dua

Gejala luka bakar derajat dua bisa bervariasi pada masing-masing. Namun, dilansir dari Mayo Clinic, ada beberapa gejala luka bakar derajat dua yang umum, seperti:

  • Kulit melepuh.
  • Kemerahan yang tampak dalam.
  • Area yang terbakar tampak basah dan mengkilap.
  • Kulit terasa sakit saat disentuh.
  • Luka bakar mungkin berwarna putih atau berubah warna dengan pola yang tidak teratur.

Baca juga: Cara Mengobati Luka Bakar, Tak Boleh Sembarangan

Cara mengobati luka bakar derajat dua

Jika mengalami luka bakar derajat dua, segera temui dokter untuk mendapatkan perawatan medis. Di samping itu, mendapatkan pertolongan pertama yang cepat dan tepat dapat mencegah komplikasi yang serius.

Berikut adalah langkah-langkah pertolongan pertama untuk luka bakar derajat dua:

  • Lepaskan semua pakaian, perhiasan, atau apa pun yang menutupi luka bakar.
  • Dinginkan luka bakar dengan mengalirkannya di bawah air mengalir, bukan air dingin. Jangan mengoleskan es batu pada luka bakar.
  • Minum banyak air atau cairan elektrolit untuk mencegah dehidrasi.
  • Tutup luka bakar dengan kain kasa atau balutan yang longgar. Jangan menutup luka dengan erat karena dapat memotong sirkulasi.
  • Jangan pecahkan lepuh pada kulit.
  • Hindari mengoleskan mentega atau bahan-bahan rumahan lainnya untuk mengatasi luka bakar.

Perawatan medis yang diberikan nantinya bergantung pada tingkat keparahan dan lokasi luka bakar. Namun, dokter mungkin membersihkan luka bakar atau mengoleskan krim antibiotik.

Baca juga: Polisi yang Jaga Demo Cianjur Alami Luka Bakar 80 Persen, Apa Artinya?

Dokter mungkin juga meresepkan antibiotik, terutama bagi pasien yang memiliki infeksi atau berisiko tinggi terkena infeksi.

Luka bakar derajat dua yang sangat serius mungkin memerlukan cangkok kulit. Cangkok kulit dilakukan oleh ahli bedah dengan mentransplantasikan kulit dari satu area tubuh ke area lain untuk mengganti kulit yang rusak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cuaca Panas Berisiko Tingkatkan Kanker Kulit, Ini Kata Dokter

Cuaca Panas Berisiko Tingkatkan Kanker Kulit, Ini Kata Dokter

Oh Begitu
Bahaya Merokok dalam Rumah, Ini Cara Wujudkan Tempat Tinggal Bebas Asap Rokok

Bahaya Merokok dalam Rumah, Ini Cara Wujudkan Tempat Tinggal Bebas Asap Rokok

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Viral Wanita Curi Cokelat di Alfamart | WHO Ganti Nama Cacar Monyet | Cerita Kejahatan di Kehidupan Nyata | Gelombang Tinggi 6 Meter

[POPULER SAINS] Viral Wanita Curi Cokelat di Alfamart | WHO Ganti Nama Cacar Monyet | Cerita Kejahatan di Kehidupan Nyata | Gelombang Tinggi 6 Meter

Oh Begitu
Ilmuwan Deteksi Sambaran Petir Paling Kuat dan Langka, Seperti Apa?

Ilmuwan Deteksi Sambaran Petir Paling Kuat dan Langka, Seperti Apa?

Fenomena
Bantu Ahli Deteksi Potensi Penyakit di Masa Depan, Menkes Budi Luncurkan BGSi

Bantu Ahli Deteksi Potensi Penyakit di Masa Depan, Menkes Budi Luncurkan BGSi

Oh Begitu
Suku Maya Gunakan Abu Kremasi Manusia untuk Bikin Bola Karet, Studi Jelaskan

Suku Maya Gunakan Abu Kremasi Manusia untuk Bikin Bola Karet, Studi Jelaskan

Fenomena
7 Jenis Kura-kura yang Dilindungi di Indonesia

7 Jenis Kura-kura yang Dilindungi di Indonesia

Oh Begitu
Gigitan Tomcat Sebabkan Gatal dan Kulit Melepuh, Ini Cara Mengobatinya

Gigitan Tomcat Sebabkan Gatal dan Kulit Melepuh, Ini Cara Mengobatinya

Oh Begitu
Manfaat Tanaman Porang, dari Bahan Pangan hingga Bahan Baku Industri

Manfaat Tanaman Porang, dari Bahan Pangan hingga Bahan Baku Industri

Oh Begitu
Jupiter Sejajar Bulan Malam Ini, Begini Cara Mengamatinya

Jupiter Sejajar Bulan Malam Ini, Begini Cara Mengamatinya

Fenomena
Overthinking dan Gangguan Kecemasan, Apa Itu dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Overthinking dan Gangguan Kecemasan, Apa Itu dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Kita
Mengenal Terapi Lintah, Bisa Atasi Masalah Kulit hingga Penyakit Sendi

Mengenal Terapi Lintah, Bisa Atasi Masalah Kulit hingga Penyakit Sendi

Oh Begitu
Segudang Manfaat Kopi, Benarkah Bisa Bikin Panjang Umur?

Segudang Manfaat Kopi, Benarkah Bisa Bikin Panjang Umur?

Oh Begitu
Gelombang Tinggi hingga 6 Meter Masih Berpotensi Terjadi di Selatan Jawa

Gelombang Tinggi hingga 6 Meter Masih Berpotensi Terjadi di Selatan Jawa

Oh Begitu
Viral Kasus Wanita Mencuri Cokelat di Alfamart Diduga Kleptomania, Apa Itu?

Viral Kasus Wanita Mencuri Cokelat di Alfamart Diduga Kleptomania, Apa Itu?

Oh Begitu
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.