Kompas.com - 04/07/2022, 10:31 WIB

KOMPAS.com - Polishing gigi adalah prosedur membersihkan gigi agar gigi memiliki permukaan yang halus dan mengilap. Prosedur ini biasanya dilakukan sepaket bersama scaling gigi atau prosedur membersihkan karang gigi. Polishing gigi terbukti membuat plak tidak mudah menempel pada permukaan gigi.

Kenapa harus polishing gigi?

Prosedur polishing gigi adalah prosedur yang penting untuk dilakukan. Tindakan ini berfungsi untuk menghaluskan gigi dan menghilangkan staining atau pewarnaan pada gigi. Pewarnaan pada gigi biasanya muncul akibat kebiasaan meminum kopi, teh, atau minuman berwarna lainnya.

Warna yang menempel pada gigi ini membuat lapisan yang kasar pada permukaan gigi yang membuat plak dan karang gigi lebih mudah menempel. Padahal, permukaan gigi adalah permukaan yang halus dan tidak mudah menjadi tempat menempel karang gigi.

Staining sulit dibersihkan jika hanya dengan scaling gigi saja. Oleh karena itu perlu melakukan polishing gigi secara teratur untuk mencegah plak kembali menempel pada gigi.

Prosedur polishing gigi

Tindakan polishing gigi terbagi menjadi dua tahap utama. Pertama, gigi akan dioleskan dengan pasta yang sedikit abrasif dengan sikat berkecepatan rendah. Para tahap inilah semua pewarnaan gigi dan sisa permukaan yang kurang halus sisa scaling dihaluskan. Tenang saja, walau bersifat sedikit abrasif, namun pasta tersebut tidak akan mengikir permukaan gigi Anda karena permukaan gigi adalah lapisan yang sangat kuat.

Kedua, setelah halus, dokter gigi akan mengganti alat dengan alat yang memiliki ujung karet (rubber cup) serta diputar dengan kecepatan rendah. Rubber cup ini berfungsi untuk membersihkan sisa pasta abrasif tadi dan menyisakan gigi yang sudah halus permukaannya.

Baca juga: Karang Gigi Lepas Sendiri, Baik atau Justru Berbahaya?

Manfaat polishing gigi

Secara umum, manfaat polishing gigi ada dua, yaitu manfaat kesehatan dan manfaat estetika.

Untuk manfaat kesehatan, polishing gigi memang tidak menghentikan Anda mengalami masalah gusi, seperti pembentukan karang gigi di kemudian hari. Namun, penelitian menunjukkan, gigi yang sudah di-polish memiliki lebih sedikit bakteri dan butuh waktu yang lebih lama untuk mengalami pembentukan plak dan karang gigi di kemudian hari.

Sedangkan manfaat estetika atau kecantikan, polishing gigi juga akan membuat gigi tampak lebih putih dan lebih sehat. Anda akan lebih percaya diri ketika tersenyum di depan orang lain.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksin Khusus Omicron BioNTech Diharapkan Dikirim Setelah Oktober

Vaksin Khusus Omicron BioNTech Diharapkan Dikirim Setelah Oktober

Oh Begitu
Penyakit Kanker di Indonesia Meningkat, Ini Strategi Kemenkes Mengatasinya

Penyakit Kanker di Indonesia Meningkat, Ini Strategi Kemenkes Mengatasinya

Oh Begitu
Ahli Ungkap Kehidupan Kelas Menengah di Pompeii Sebelum Hancur

Ahli Ungkap Kehidupan Kelas Menengah di Pompeii Sebelum Hancur

Oh Begitu
Dampak Polusi Udara bagi Anak-Anak

Dampak Polusi Udara bagi Anak-Anak

Kita
Studi Ungkap Ikan Pari Ternyata Memproduksi Suara

Studi Ungkap Ikan Pari Ternyata Memproduksi Suara

Oh Begitu
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG 9-10 Agustus 2022 akibat Bibit Siklon Tropis 97W

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG 9-10 Agustus 2022 akibat Bibit Siklon Tropis 97W

Fenomena
Apa Itu Baby Blues, Perasaan Sedih yang Muncul Setelah Melahirkan?

Apa Itu Baby Blues, Perasaan Sedih yang Muncul Setelah Melahirkan?

Oh Begitu
Mungkinomologi Asal Mula Kehidupan

Mungkinomologi Asal Mula Kehidupan

Oh Begitu
Kasus Positif Covid-19 Anak Meningkat, Epidemiolog Ingatkan Pentingnya Vaksinasi dan Prokes

Kasus Positif Covid-19 Anak Meningkat, Epidemiolog Ingatkan Pentingnya Vaksinasi dan Prokes

Oh Begitu
Tren Kasus Covid-19 pada Anak Sekolah Meningkat, Ini Penyebabnya Kata Epidemiolog

Tren Kasus Covid-19 pada Anak Sekolah Meningkat, Ini Penyebabnya Kata Epidemiolog

Oh Begitu
Gempa Terkini M 5,0 Guncang Lampung Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Terkini M 5,0 Guncang Lampung Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
Waspada Gelombang Sangat Tinggi 6 Meter Masih Terjadi pada 9-10 Agustus 2022

Waspada Gelombang Sangat Tinggi 6 Meter Masih Terjadi pada 9-10 Agustus 2022

Fenomena
[POPULER SAINS] Isolasi Mandiri Cacar Monyet | Bayi 6 Bulan Meninggal Usai Diajak Naik Motor | Relief Candi Jago Ungkap Gambaran Siksa Neraka

[POPULER SAINS] Isolasi Mandiri Cacar Monyet | Bayi 6 Bulan Meninggal Usai Diajak Naik Motor | Relief Candi Jago Ungkap Gambaran Siksa Neraka

Oh Begitu
Komunitas Penyintas Kanker dan Perannya Tekan Kejadian Kanker di Masyarakat

Komunitas Penyintas Kanker dan Perannya Tekan Kejadian Kanker di Masyarakat

Oh Begitu
Tidak Bisa Disembuhkan, Ini 5 Cara Mencegah Asma Kambuh

Tidak Bisa Disembuhkan, Ini 5 Cara Mencegah Asma Kambuh

Oh Begitu
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.