Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/07/2022, 18:01 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com – Simbiosis merupakan hubungan antara dua organisme yang berbeda. Hubungan ini dapat menguntungkan kedua pihak atau hanya menguntungkan bagi salah satunya.

Terdapat lima jenis simbiosis, yakni simbiosis mutualisme, simbiosis parasitisme, simbiosis komensalisme, simbiosis predasi, dan simbiosis kompetisi.

Berbagai jenis simbiosis tersebut dapat ditemukan di lingkungan sekitar, misalnya di ekosistem laut dengan organisme yang sangat beragam.

Simbiosis komensalisme

Mengutip National Geographic, simbiosis komensalisme adalah hubungan atau interaksi atau satu spesies hidup dengan spesies lain sebagai inangnya.

Baca juga: Simbiosis Parasitisme: Pengertian dan Contohnya

Dalam simbiosis komensalisme, spesies yang menjadi inang tidak mendapatkan keuntungan, tetapi juga tidak dirugikan oleh hubungan tersebut.

Spesies yang mendapatkan manfaat dari simbiosis komensalisme mungkin memperoleh nutrisi, tempat berlindung, atau penggerak dari spesies inangnya.

Sementara itu, spesies inang tidak mengalami perubahan atau mendapatkan sesuatu dari interaksi komensalisme ini.

Contoh simbiosis komensalisme

Contoh simbiosis komensalisme adalah teritip dengan paus bungkuk. Teritip mendapatkan keuntungan dengan menempel pada paus bungkuk karena mamalia laut tersebut akan membawa mereka ke perairan yang kaya akan plankton.

Sementara itu, paus bungkuk tidak mendapatkan keuntungan dari teritip, tetapi juga tampaknya tidak dirugikan.

Baca juga: Simbiosis Mutualisme: Pengertian dan Contohnya

Dilansir dari Encyclopedia Britannica, contoh lain simbiosis komensalisme adalah remora yang menunggangi hiu dan ikan lainnya.

Remora telah berevolusi dengan struktur piringan penghisap, berbentuk oval datar, yang menempel pada tubuh inangnya.

Remora dan ikan hiu adalah contoh simbiosis komensalisme karena remora mendapatkan makanan sisa dari hiu, sedangkan inangnya tersebut tidak dirugikan maupun diuntungkan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com