Kompas.com - 02/07/2022, 13:30 WIB

KOMPAS.comKarang gigi lepas sendiri sering kali dianggap baik karena bisa bersih tanpa harus ke dokter. Padahal, karang gigi yang lepas tanpa bantuan dokter bisa jadi tanda karang gigi sudah terlalu banyak. Apa yang harus dilakukan?

Terbentuknya karang gigi

Terbentuknya karang gigi disebabkan oleh sisa makanan yang menempel pada gigi. Sisa makanan ini lengket dan membentuk suatu lapisan yang disebut biofilm. Lapisan biofilm ini akan menjadi makanan yang baik untuk bakteri di dalam mulut, sehingga bakteri akan melepaskan asam yang memecah karbohidrat. Kombinasi antara sisa makanan, bakteri, dan asam ini membentuk plak.

Plak adalah lapisan kekuningan lunak yang masih mudah dibersihkan dengan sikat gigi. Namun, jika kita jarang menyikat gigi atau cara menyikat gigi tidak bersih, plak tersebut akan mengalami kalsifikasi dan menjadi karang gigi.

Karang gigi lepas sendiri

Terkadang, ketika sedang makan sesuatu atau sedang menyikat gigi, Anda mendapati bagian kecil gigi Anda lepas dan biasanya menyisakan bagian tajam. Pertama-tama, Anda harus memastikan apakah itu karang gigi atau gigi yang patah.

Cara mudahnya adalah melihatnya secara visual dan coba mematahkannya. Jika secara visual patahan tersebut berwarna kecokelatan atau hitam, maka dapat dipastikan itu adalah karang gigi. Jika warnanya putih kekuningan, cobalah mematahkannya. Jika mudah patah, maka itu adalah karang gigi, namun jika keras maka kemungkinan itu adalah gigi.

Normalnya, karang gigi tidak akan lepas sendiri karena permukaannya yang kasar akan membuat ia menempel dengan kuat ke gigi. Namun, jika karang gigi sudah menumpuk terlalu tebal, tinggi atau bahkan membentuk jembatan ke gigi sebelahnya, biasanya karang gigi akan mudah patah sebagian. Namun, jarang karang gigi sampai lepas bersih seluruhnya.

Baca juga: Karang Gigi Hitam, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

Apa yang harus dilakukan?

Jika Anda mendapati karang gigi lepas sendiri, jangan coba-coba untuk mencungkil sisanya dengan alat apapun. Tindakan ini berisiko melukai gigi dan gusi Anda.

Jika terdapat sisa patahan yang tajam, hati-hati karena ini bisa melukai lidah Anda. Segera kunjungi dokter gigi agar dokter bisa membersihkan karang gigi di mulut Anda seluruhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 16-17 Agustus 2022, Ini Wilayah yang Harus Waspada

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 16-17 Agustus 2022, Ini Wilayah yang Harus Waspada

Fenomena
Virus Cacar Monyet Ditemukan pada Sampel Dubur Pasien Tanpa Gejala

Virus Cacar Monyet Ditemukan pada Sampel Dubur Pasien Tanpa Gejala

Fenomena
Belalang Bisa Mencium Sel Kanker pada Manusia, Begini Penjelasan Sains

Belalang Bisa Mencium Sel Kanker pada Manusia, Begini Penjelasan Sains

Oh Begitu
Cegah Jakarta Tenggelam, Pemindahan IKN Saja Tak Akan Mencegah Ancaman Itu

Cegah Jakarta Tenggelam, Pemindahan IKN Saja Tak Akan Mencegah Ancaman Itu

Oh Begitu
Hilangnya Serangga Sebabkan Sepertiga Tanaman Pangan Terancam

Hilangnya Serangga Sebabkan Sepertiga Tanaman Pangan Terancam

Fenomena
Overthinking dan Berpikir Keras Bisa Bikin Lelah, Sains Jelaskan Penyebabnya

Overthinking dan Berpikir Keras Bisa Bikin Lelah, Sains Jelaskan Penyebabnya

Oh Begitu
Cuaca Panas Berisiko Tingkatkan Kanker Kulit, Ini Kata Dokter

Cuaca Panas Berisiko Tingkatkan Kanker Kulit, Ini Kata Dokter

Oh Begitu
Bahaya Merokok dalam Rumah, Ini Cara Wujudkan Tempat Tinggal Bebas Asap Rokok

Bahaya Merokok dalam Rumah, Ini Cara Wujudkan Tempat Tinggal Bebas Asap Rokok

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Viral Wanita Curi Cokelat di Alfamart | WHO Ganti Nama Cacar Monyet | Cerita Kejahatan di Kehidupan Nyata | Gelombang Tinggi 6 Meter

[POPULER SAINS] Viral Wanita Curi Cokelat di Alfamart | WHO Ganti Nama Cacar Monyet | Cerita Kejahatan di Kehidupan Nyata | Gelombang Tinggi 6 Meter

Oh Begitu
Ilmuwan Deteksi Sambaran Petir Paling Kuat dan Langka, Seperti Apa?

Ilmuwan Deteksi Sambaran Petir Paling Kuat dan Langka, Seperti Apa?

Fenomena
Bantu Ahli Deteksi Potensi Penyakit di Masa Depan, Menkes Budi Luncurkan BGSi

Bantu Ahli Deteksi Potensi Penyakit di Masa Depan, Menkes Budi Luncurkan BGSi

Oh Begitu
Suku Maya Gunakan Abu Kremasi Manusia untuk Bikin Bola Karet, Studi Jelaskan

Suku Maya Gunakan Abu Kremasi Manusia untuk Bikin Bola Karet, Studi Jelaskan

Fenomena
7 Jenis Kura-kura yang Dilindungi di Indonesia

7 Jenis Kura-kura yang Dilindungi di Indonesia

Oh Begitu
Gigitan Tomcat Sebabkan Gatal dan Kulit Melepuh, Ini Cara Mengobatinya

Gigitan Tomcat Sebabkan Gatal dan Kulit Melepuh, Ini Cara Mengobatinya

Oh Begitu
Manfaat Tanaman Porang, dari Bahan Pangan hingga Bahan Baku Industri

Manfaat Tanaman Porang, dari Bahan Pangan hingga Bahan Baku Industri

Oh Begitu
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.