Kompas.com - 01/07/2022, 20:45 WIB
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com – Planet Bumi dihuni oleh setidaknya jutaan spesies. Karena spesies yang berbeda kerap menempati ruang yang sama dan berbagi sumber daya yang sama, mereka berinteraksi dalam berbagai cara.

Interaksi atau hubungan antara dua organisme disebut simbiosis. Terdapat lima jenis simbiosis, yakni simbosis mutualisme, parasitisme, komensalisme, kompetisi, dan predasi.

Hubungan antara dua organisme ini dapat memberikan manfaat bagi keduanya atau bahkan hanya menguntungkan salah satu pihak sementara pihak lainnya dirugikan.

Simbiosis parasitisme

Simbiosis parasitisme adalah hubungan antara dua organisme yang menguntungkan bagi salah satunya dan merugikan bagi yang lain.

Dilansir dari National Geographic, simbiosis parasitisme terjadi ketika satu spesies (parasit) hidup bersama atau dalam spesies inang dengan mengorbankan spesies inang tersebut.

Baca juga: Simbiosis Mutualisme: Pengertian dan Contohnya

Dalam simbiosis parasitisme, inang tidak langsung dibunuh oleh parasit. Namun, biasanya inang akan sakit dan semakin lemah dari waktu ke waktu hingga mati.

Contoh simbiosis parasitisme

Contoh simbiosis parasitisme adalah teritip yang merupakan parasit bagi kepiting perenang. Teritip yang hidup bersama kepiting perenang dapat berakar di dalam sistem reproduksi kepiting tersebut.

Hal ini tidak membuat kepiting perenang mati, namun kepiting dirugikan karena kemampuan reproduksinya menjadi sangat berkurang.

Contoh lain simbiosis parasitisme adalah cacing pita yang hidup di usus kecil hewan. Cacing pita tersebut memakan sebagian makanan yang dicerna hewan sehingga hewan yang menjadi inang kehilangan beberapa makanan dan nutrisinya.

Kemudian, kutu yang hidup di rambut manusia juga merupakan contoh simbiosis parasitisme. Manusia sebagai inang merasakan gatal dan tidak nyaman di rambut mereka ketika kutu bergerak atau menggigit kepala untuk mendapatkan darah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.