Kompas.com - 29/06/2022, 17:33 WIB
apa batu terkeras -

KOMPAS.com - Apa batu terkeras di dunia? Jawabannya adalah intan. Intan merupakan batuan terkeras yang ada di Bumi. Batuan ini mendapatkan gelar ini berdasarkan skala Mohs dan mendapatkan nilai paling tinggi, yaitu 10.

Intan batu terkeras di dunia

Intan adalah batu yang langka yang terbentuk secara alami di Bumi. Batu intan tersusun atas rantai karbon yang terikat dengan ikatan kovalen, yaitu bentuk ikatan yang paling kuat. Ikatan ini yang menjadikan intan menjadi batu yang paling keras dan tahan akan pengaruh dari luar.
Kerasnya batu intan membuat intan tidak bisa dipotong menggunakan alat lain. Intan hanya bisa dipotong dengan intan lainnya.

Apa itu skala Mohs?

Skala Mohs adalah skala yang dikembangkan oleh ahli mineral asal Jerman bernama Friedrich Mohs. Skala ini diciptakan pada tahun 1812 dan digunakan secara luas pada tahun 1820-an.
Mohs mendefinisikan kekerasan suatu batu dengan cara menggesekkan batu dengan jenis batu yang lain. Percobaan ini menghasilkan skala 1 sampai 10, dengan 1 adalah batuan yang paling tidak keras dan 10 adalah batuan yang paling keras. Berikut ini adalah urutan skala Mohs:

Skala Mohs Batuan
10 Intan
9 Korundum
8 Topas
7 Kuarsa
6 Feldspar
5 Apatit
4 Fluorit
3 Kalsit
2 Gipsum
1 Talk

Baca juga: Studi Baru Ungkap Batu Terpanas di Bumi Bersuhu 2.370 Derajat Celsius 

Intan sebagai perhiasan

Intan pertama kali ditemukan di India sekitar 2.400 tahun yang lalu. India juga menjadi negara pertama yang memproduksi intan untuk kepentingan komersial. Namun, saat ini Amerika Serikat menjadi negara dengan produksi intan tertinggi di dunia, yaitu mencapai 35 persen.

Pembentukan intan

Sebagian orang mengira bahwa intan terbuat dari batu bara karena tersusun atas karbon. Namun, ternyata intan jarang berkaitan dengan pembentukan batu bara yang berasal dari sisa fosil makhluk hidup.

Faktanya, sebagian besar intan berumur lebih tua dibandingkan tumbuhan pertama di Bumi. Fakta ini mematahkan anggapan bahwa pembentukan batu bara berbeda dengan batu bara. Sumber batu intan yang ditemukan oleh para ahli justru adalah batuan beku.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 16-17 Agustus 2022, Ini Wilayah yang Harus Waspada

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 16-17 Agustus 2022, Ini Wilayah yang Harus Waspada

Fenomena
Virus Cacar Monyet Ditemukan pada Sampel Dubur Pasien Tanpa Gejala

Virus Cacar Monyet Ditemukan pada Sampel Dubur Pasien Tanpa Gejala

Fenomena
Belalang Bisa Mencium Sel Kanker pada Manusia, Begini Penjelasan Sains

Belalang Bisa Mencium Sel Kanker pada Manusia, Begini Penjelasan Sains

Oh Begitu
Cegah Jakarta Tenggelam, Pemindahan IKN Saja Tak Akan Mencegah Ancaman Itu

Cegah Jakarta Tenggelam, Pemindahan IKN Saja Tak Akan Mencegah Ancaman Itu

Oh Begitu
Hilangnya Serangga Sebabkan Sepertiga Tanaman Pangan Terancam

Hilangnya Serangga Sebabkan Sepertiga Tanaman Pangan Terancam

Fenomena
Overthinking dan Berpikir Keras Bisa Bikin Lelah, Sains Jelaskan Penyebabnya

Overthinking dan Berpikir Keras Bisa Bikin Lelah, Sains Jelaskan Penyebabnya

Oh Begitu
Cuaca Panas Berisiko Tingkatkan Kanker Kulit, Ini Kata Dokter

Cuaca Panas Berisiko Tingkatkan Kanker Kulit, Ini Kata Dokter

Oh Begitu
Bahaya Merokok dalam Rumah, Ini Cara Wujudkan Tempat Tinggal Bebas Asap Rokok

Bahaya Merokok dalam Rumah, Ini Cara Wujudkan Tempat Tinggal Bebas Asap Rokok

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Viral Wanita Curi Cokelat di Alfamart | WHO Ganti Nama Cacar Monyet | Cerita Kejahatan di Kehidupan Nyata | Gelombang Tinggi 6 Meter

[POPULER SAINS] Viral Wanita Curi Cokelat di Alfamart | WHO Ganti Nama Cacar Monyet | Cerita Kejahatan di Kehidupan Nyata | Gelombang Tinggi 6 Meter

Oh Begitu
Ilmuwan Deteksi Sambaran Petir Paling Kuat dan Langka, Seperti Apa?

Ilmuwan Deteksi Sambaran Petir Paling Kuat dan Langka, Seperti Apa?

Fenomena
Bantu Ahli Deteksi Potensi Penyakit di Masa Depan, Menkes Budi Luncurkan BGSi

Bantu Ahli Deteksi Potensi Penyakit di Masa Depan, Menkes Budi Luncurkan BGSi

Oh Begitu
Suku Maya Gunakan Abu Kremasi Manusia untuk Bikin Bola Karet, Studi Jelaskan

Suku Maya Gunakan Abu Kremasi Manusia untuk Bikin Bola Karet, Studi Jelaskan

Fenomena
7 Jenis Kura-kura yang Dilindungi di Indonesia

7 Jenis Kura-kura yang Dilindungi di Indonesia

Oh Begitu
Gigitan Tomcat Sebabkan Gatal dan Kulit Melepuh, Ini Cara Mengobatinya

Gigitan Tomcat Sebabkan Gatal dan Kulit Melepuh, Ini Cara Mengobatinya

Oh Begitu
Manfaat Tanaman Porang, dari Bahan Pangan hingga Bahan Baku Industri

Manfaat Tanaman Porang, dari Bahan Pangan hingga Bahan Baku Industri

Oh Begitu
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.