Kompas.com - 23/06/2022, 19:05 WIB

KOMPAS.com - Beberapa orang mungkin pernah mengaku "mendengar" suara orang yang sudah meninggal dunia.

Kini, para peneliti telah mengidentifikasikan kemungkinan penyebab yang membuat seseorang lebih mungkin mengklaim bahwa dirinya mendengar suara orang meninggal

Dalam studi yang dipublikasikan di Mental Health, Religion and Culture tahun 2021 tim berkata penelitiannya bertujuan untuk lebih memahami mengapa orang-orang tersebut merasa memiliki pengalaman spiritual.

Sedangkan, orang dengan kondisi yang sama merasa lebih tertekan dan pada akhirnya didiagnosis memiliki gangguan kesehatan mental.

Baca juga: Ratusan Alumni SMA di Amerika Serikat Terkena Tumor Otak, Pakar Selidiki Penyebabnya

Peneliti menyebut, kecenderungan tingkat penyerapan suara yang tinggi, pengalaman pendengaran yang tidak biasa di masa kanak-kanak, serta kerentanan terhadap halusinasi pendengaran lebih kuat pada orang yang mengaku sebagai cenayang atau indigo, dibandingkan populasi umum.

"Spiritualis cenderung melaporkan pengalaman pendengaran tidak biasa yang positif, dimulai sejak awal kehidupan dan kemudian dapat mereka kendalikan," ujar psikolog dari Northumbria University di Inggris, Peter Moseley.

"Memahami bagaimana perkembangan ini penting, karena dapat membantu kita memahami lebih banyak tentang pengalaman mendengar suara yang buruk atau tidak terkendali," sambungnya.

Oleh karena itu, Moseley dan rekannya psikolog dari Durham University Adam Powell melibatkan 65 orang yang mengaku bisa "mendengar" suara roh, dan 143 orang biasa.

Hal tersebut dilakukan untuk menentukan apa yang membedakan spiritualis dengan populasi umum.

Secara keseluruhan, sebanyak 44,6 persen spiritualis melaporkan mendengar suara setiap hari, dengan 79 persen di antaranya mengatakan pengalaman itu adalah bagian dari kehidupan sehari-hari mereka.

Sementara, sebagian besar melaporkan mendengar suara-suara di dalam kepala mereka dan 31,7 persen melaporkan bahwa suara itu berasal dari luar dirinya sendiri.

Dibandingkan dengan populasi umum, spiritualis merasakan kepercayaan yang jauh lebih tinggi pada paranormal, dan cenderung tidak peduli apa yang orang lain pikirkan tentang mereka.

Baca juga: Apa yang Terjadi pada Tubuh Setelah Meninggal Dunia? Sains Jelaskan

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.